Penjajahan Berkedok Obat: Ekstradisi Tramadol dan Hexymer serta Ancamannya

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Johan Sopaheluwakan, S.Pd., C.EJ., C.BJ.

Jakarta – Teropongrakyat.co – 23 Juni 2025 – Peredaran gelap obat-obatan terlarang, khususnya Tramadol dan Hexymer, telah menjadi masalah serius yang mengancam kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Di balik kemasannya yang seolah-olah menawarkan solusi instan, terdapat ancaman laten berupa adiksi, kerusakan organ, dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Lebih jauh lagi, peredaran obat-obatan ini seringkali dikaitkan dengan jaringan kriminal transnasional yang beroperasi secara terselubung.

Penjajahan Berkedok Obat: Ekstradisi Tramadol dan Hexymer serta Ancamannya - Teropong Rakyat

Modus Operandi yang Licik:

Para pengedar seringkali menggunakan berbagai modus operandi yang licik untuk mengelabui aparat penegak hukum dan masyarakat. Mereka memanfaatkan kemajuan teknologi dan jaringan sosial media untuk memasarkan produknya. Selain itu, mereka juga seringkali menyamar sebagai tenaga kesehatan atau penjual obat legal untuk membangun kepercayaan korbannya.

Baca Juga:  Kampung Nelayan Merah Putih: Menjangkar Kesejahteraan di Arus Ekonomi Biru

Dampak yang Merusak:

Konsumsi Tramadol dan Hexymer dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, antara lain:

– Adiksi: Kedua obat ini bersifat adiktif dan dapat menyebabkan ketergantungan yang sangat kuat. Pengguna akan mengalami gejala putus obat yang sangat menyakitkan jika berhenti mengkonsumsi.
– Kerusakan Organ: Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan organ vital seperti hati, ginjal, dan jantung.
– Gangguan Psikologis: Penggunaan Tramadol dan Hexymer dapat menyebabkan gangguan psikologis seperti depresi, kecemasan, dan halusinasi.
– Kecelakaan: Penggunaan obat ini dapat mengganggu fungsi motorik dan menyebabkan kecelakaan.

Penjajahan Berkedok Obat: Ekstradisi Tramadol dan Hexymer serta Ancamannya - Teropong Rakyat

Peran Pemerintah dan Masyarakat:

Pemerintah memiliki peran penting dalam memberantas peredaran gelap Tramadol dan Hexymer melalui penegakan hukum yang tegas dan efektif. Selain itu, upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat juga sangat diperlukan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya obat-obatan terlarang. Masyarakat juga harus berperan aktif dengan melaporkan setiap indikasi peredaran gelap obat-obatan terlarang kepada pihak berwajib.

Baca Juga:  Hendry Ch Bangun: Antara Fitnah, Ujian, dan Jalan Persatuan PWI

Harapan:

Peredaran gelap Tramadol dan Hexymer merupakan ancaman serius yang harus ditangani secara serius dan terpadu. Kerja sama yang erat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari bahaya obat-obatan terlarang. Semoga melalui upaya bersama, kita dapat memutus mata rantai peredaran gelap ini dan melindungi generasi muda dari ancaman yang merusak.

Penulis adalah Pengurus DPP PENA (Perhimpunan Penulis dan Editor Indonesia), tinggal di Jakarta.

Berita Terkait

Momentum Ramadhan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Jalin Kebersamaan dengan Stakeholder
Kepercayaan Global Meningkat: Pelindo Siap Layani Ratusan Kapal Pesiar di 2026, Infrastruktur Terus Ditingkatkan
“Perang dengan Daftar G”, Antara Komitmen dan Kenyataan di Lapangan
Mudik Bersama Pelindo Group 2026: Perjalanan Gratis dengan Rute Luas dan Fasilitas Lengkap
Urgensi Revitalisasi Tanah untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan
Program Brigade Pangan: Harapan Peningkatan Regenerasi Petani
Kampung Nelayan Merah Putih: Menjangkar Kesejahteraan di Arus Ekonomi Biru
Syaikh Zeski Fadhillah AlJami Apresiasi Pelayanan Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandara Soekarno Hatta

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:36 WIB

Momentum Ramadhan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Jalin Kebersamaan dengan Stakeholder

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:47 WIB

Kepercayaan Global Meningkat: Pelindo Siap Layani Ratusan Kapal Pesiar di 2026, Infrastruktur Terus Ditingkatkan

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:33 WIB

“Perang dengan Daftar G”, Antara Komitmen dan Kenyataan di Lapangan

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:20 WIB

Mudik Bersama Pelindo Group 2026: Perjalanan Gratis dengan Rute Luas dan Fasilitas Lengkap

Minggu, 1 Maret 2026 - 00:47 WIB

Urgensi Revitalisasi Tanah untuk Swasembada Pangan Berkelanjutan

Berita Terbaru