Pengeroyokan di Semper Barat: Korban Luka Lebam, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Kasus pengeroyokan kembali terjadi di wilayah Jakarta Utara. Seorang pria bernama Ali Bin Hasan menjadi korban pemukulan di sebuah kos-kosan yang berlokasi di Jalan Pepaya VI RT 02/015, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami memar dan lebam di bagian wajah. Selasa, (18/11/2025).

Peristiwa ini melibatkan seorang wanita berinisial ARA, yang diketahui merupakan tetangga pacar korban di kos tersebut. ARA tidak bertindak sendirian—ia melakukan pengeroyokan bersama seorang pria yang merupakan pasangannya.

Insiden bermula ketika korban baru pulang kerja dan mengantar pacarnya ke kosan. Saat memarkir motor di depan kos, ARA tiba-tiba menegur korban hanya karena korban menggembok motornya.

“Kenapa digembok motornya?” tanya ARA kepada korban.

Korban menjawab bahwa itu dilakukan demi keamanan. Namun ARA justru balik menyarankan agar motor dimasukkan ke dalam kos jika ingin aman. Korban menolak karena ruang dalam kos sempit, dan tetap memilih mengunci motornya di luar. Perdebatan kecil ini kemudian berubah menjadi cekcok hingga akhirnya berujung pada pengeroyokan oleh ARA dan pasangannya.

Baca Juga:  Polres Metro Jakarta Selatan Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional, Amankan 8 Kg Sabu dan 2 Kg Ganja

Pengeroyokan di Semper Barat: Korban Luka Lebam, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran - Teropong Rakyat

Korban yang mengalami lebam langsung melakukan visum dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cilincing pada 17 November 2025. Namun hingga kini, laporan tersebut disebut-sebut belum mendapatkan penanganan dari pihak kepolisian. Sementara itu, para pelaku masih bebas dan berada di kosan yang sama.

Baca Juga:  Anggota TNI Tak Malu Nyambi Menjadi  Pemulung Demi Mencukupi Kebutuhan 

Kasus ini menambah daftar panjang tindak kekerasan di lingkungan pemukiman, sekaligus memunculkan pertanyaan soal respons cepat dari aparat kepolisian dalam menangani laporan masyarakat. Korban berharap polisi segera memproses laporan dan menangkap para pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Berita Terkait

Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan
Karut Marut Truk Kontainer di Tanjung Priok: Macet, Kecelakaan, dan Pertanyaan Besar Soal Tanggung Jawab
Kepergian Vidi Aldiano Tinggalkan Duka Mendalam, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat
ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil
Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga
Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu
Ketua LAPAN, Andre M Pelawi : Aparat Penegak Hukum Harus Saling Menghormati dan Bijaksana
KERUNTUHAN PROFESI ADVOKAT: Kriminalisasi Advokat Hendra Sianipar

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:10 WIB

Bocah 13 Tahun Diduga Tenggelam di Kubangan Bekas Tambang Galian C di Pasuruan

Minggu, 8 Maret 2026 - 08:26 WIB

Kepergian Vidi Aldiano Tinggalkan Duka Mendalam, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:29 WIB

ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:25 WIB

Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:24 WIB

Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu

Berita Terbaru