LindungiHutan Meluncurkan Ebook “Sustainability Report 101”: Panduan Komprehensif untuk Bisnis Berkelanjutan

- Jurnalis

Senin, 25 November 2024 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, 25 November 2024 – LindungiHutan merilis ebook terbaru bertajuk “Sustainability Report 101: Langkah, Regulasi, dan Alat Bantu untuk Laporan Bisnis Berkelanjutan.” Ebook ini dirancang untuk membantu perusahaan memahami peran penting laporan keberlanjutan (Sustainability Report/SR) sebagai salah satu elemen kunci dalam strategi bisnis masa kini.

Di dalamnya, memberikan panduan menyeluruh, mulai dari pengenalan laporan keberlanjutan, regulasi dan kebijakan di Indonesia, standar teknis pengukuran, serta alat bantu penyusunan laporan keberlanjutan untuk meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan.

Cuplikan Materi dalam Ebook Sustainability Report 101

1. Pengenalan Sustainability Report

Membahas peran penting laporan keberlanjutan sebagai alat untuk meningkatkan transparansi perusahaan terhadap dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan. Ebook ini juga mengulas perbedaan mendasar antara laporan keberlanjutan (SR) dan laporan tanggung jawab sosial (CSR).

Baca Juga:  Grand Opening Mitra10 Madiun: Toko Ke-55, Belanja Bahan Bangunan Kini Lebih Mudah

2. Regulasi dan Kebijakan yang Berlaku

Menyoroti Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017 sebagai landasan hukum penyusunan laporan keberlanjutan di Indonesia.

3. Standar Internasional

Berisi penjelasan standar global dalam penyusunan laporan keberlanjutan seperti GRI (Global Reporting Initiative), SASB (Sustainability Accounting Standards Board), dan TCFD (Task Force on Climate-related Financial Disclosures), CFD, dan IR.

4. Teknologi dan Alat Bantu untuk Penyusunan SR

Memberikan tahapan dalam penyusunan laporan keberlanjutan beserta alat bantu yang dapat digunakan untuk memudahkan penyusunan laporan keberlanjutan. 

Baca Juga:  Menghadapi Krisis Emisi, Kredit Karbon untuk Bisnis Berkelanjutan

Perhatian publik terhadap keberlanjutan meningkat seiring perkembangan waktu. SR lebih dari sekadar pelaporan kinerja perusahaan tetapi juga sebagai alat komunikasi dengan para pemangku kepentingan. 

Penelitian dari PWC Indonesia, 70% perusahaan di Indonesia telah melibatkan pemangku kepentingan dalam laporan keberlanjutan, karena dapat membantu perusahaan memprioritaskan aspek yang paling penting untuk keberlanjutan perusahaan.  Selain itu, empat dari lima konsumen mengatakan bahwa mereka bersedia untuk membayar lebih untuk barang yang diproduksi dengan memperhatikan keberlanjutan. 

Ebook “Sustainability Report 101” dapat diunduh secara gratis melalui https://bit.ly/ebooksr101

Berita Terkait

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin
KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia
PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional
Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG
Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026
IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:25 WIB

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:54 WIB

KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:13 WIB

PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:11 WIB

Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:50 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia

Berita Terbaru