Kepala SPPG Depok Klarifikasi Menu MBG yang Ramai Dikritik Warganet

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, teropongrakyat.co – Kepala Satuan Pelaksana Program Pangan dan Gizi (SPPG) Pancoran Mas, Depok, Mustika, akhirnya angkat bicara soal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat viral di media sosial. Menu tersebut berisi kentang rebus, wortel, dan kulit pangsit, yang dianggap warganet terlalu sederhana dan tidak menggugah selera.

Dalam keterangannya, Mustika menjelaskan bahwa menu MBG tersebut sebenarnya sudah disusun sesuai dengan standar gizi seimbang. Hanya saja, tampilan makanan dinilai kurang menarik bagi sebagian masyarakat.

Baca Juga:  Pelindo Sunda Kelapa Gelar COFFE CONNECT: Pembenahan Layanan dan Infrastruktur Jadi Fokus Saat ini

“Menu itu sudah memenuhi standar gizi, hanya memang tampilannya sederhana. Kami tetap berpedoman pada keseimbangan karbohidrat, protein, dan sayuran,” ujar Mustika,

 

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap penyajian menu agar ke depan lebih bervariasi dan menarik tanpa mengurangi kandungan gizinya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk memastikan masyarakat, terutama pelajar dan kelompok rentan, mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari.

Baca Juga:  Perum BULOG Raih Kualifikasi Informatif dari Komisi Informasi Pusat RI di Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024

Meski demikian, unggahan mengenai menu MBG tersebut tetap menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian menilai porsinya terlalu kecil, sementara lainnya membandingkan dengan harga makanan lain yang dinilai lebih mengenyangkan.

Pemerintah daerah memastikan bahwa masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan program MBG bisa berjalan lebih baik dan sesuai harapan publik.

Berita Terkait

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta dan 14 Kasus Obat Berbahaya
Ribuan Jamaah di Bogor Gelar Salat Idulfitri Lebih Awal di Lapangan Sempur
BREAKING NEWS: Michael Bambang Hartono, Owner Como 1907, Meninggal Dunia
DI LUAR NALAR !!!, Anak di Bawah Umur dan Orang Mati Dijadikan Tergugat !!!
Aksi Sosial Bagi Takjil di Balai Kota: PEWARNA Indonesia DKI Tunjukkan Rasa Kepedulian dan Nasionalisme
BNN Musnahkan 35 Kg Barang Bukti Narkotika Hasil Ungkap Kasus DI Bandara Dan Clandestine Laboratory DI Bali
Sampah Menumpuk di Pasar Induk Cibitung, Warga Bekasi Soroti Kinerja Pemda
LDII PAC Gadingrejo Gelar I’tikaf dan Sahur Bersama di 10 Hari Terakhir Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:19 WIB

Polres Metro Jakarta Pusat Ungkap Sabu 26,7 Kg Jaringan Medan–Jakarta dan 14 Kasus Obat Berbahaya

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:47 WIB

Ribuan Jamaah di Bogor Gelar Salat Idulfitri Lebih Awal di Lapangan Sempur

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:08 WIB

BREAKING NEWS: Michael Bambang Hartono, Owner Como 1907, Meninggal Dunia

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:06 WIB

DI LUAR NALAR !!!, Anak di Bawah Umur dan Orang Mati Dijadikan Tergugat !!!

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:15 WIB

Aksi Sosial Bagi Takjil di Balai Kota: PEWARNA Indonesia DKI Tunjukkan Rasa Kepedulian dan Nasionalisme

Berita Terbaru