Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTKelompok Aktivis Tangerang Raya ANTFA Serukan Jaga Perdamaian dalam Menyikapi Momentum September HitamKomentar: 0

Kelompok Aktivis Tangerang Raya ANTFA Serukan Jaga Perdamaian dalam Menyikapi Momentum September Hitam

Teropong Rakyat, 16 September 2026, 09:25 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

TANGERANG,teropongrakyat.co – Dalam menyikapi momentum September Hitam, kelompok Aktivis Tangerang Raya yang tergabung dalam ANTFA, dalam diskusinya bersama sejumlah aktivis lainnya di Jakarta pada 16 September 2026, menekankan pentingnya menjaga suasana yang aman, damai, dan tertib, serta mengedepankan sikap saling menghormati.

Momentum September Hitam hendaknya dipandang sebagai kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menghargai sejarah dan mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi di masa lalu.

“September Hitam memiliki makna yang berkaitan dengan ingatan terhadap sejumlah peristiwa kekerasan dan persoalan hak asasi manusia yang pernah terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, penyikapan terhadap momentum tersebut perlu dilakukan secara bijaksana,” ujar Ketua ANTFA kepada media di Tangerang.

Baca Juga:  Sambangi Nelayan, Satpolairud Polres Kepulauan Seribu Imbau Gunakan Life Jacket dan APAR

Ia menambahkan, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, aspirasi tersebut harus disampaikan dengan tetap memperhatikan ketertiban umum, menghormati hak orang lain, serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik maupun keresahan di tengah masyarakat.

“Penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat, namun harus dilaksanakan dengan tetap memperhatikan ketertiban umum, menghormati hak orang lain, serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan konflik maupun keresahan,” lanjutnya.

Baca Juga:  GBI Luncurkan Buku Pembinaan Pernikahan dalam Seminar "Janji Nikah" & Wisuda BBCA Batch 6

Hasil diskusi tersebut juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial, khususnya informasi yang dapat mendorong terjadinya tindakan anarkis dan berpotensi merugikan masyarakat luas.

“Diskusi ini juga menjadi bagian dari edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh oknum yang menginginkan terjadinya kerusuhan, keributan, dan tindakan anarkisme,” tutup Ketua ANTFA.

Lihat Edukasi Selengkapnya→
Artikel Terkait Edukasi
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain