Kebijakan Dinilai Sepihak dan Tertutup, RT–RW Rusun Pesakih Angkat Suara

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 01:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, teropongrakyat.co – Para Ketua RT,Para tokoh masyarakat,tokoh agama di lingkup RW 14 Rusun Persakih, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, menyatakan sikap tegas menolak sejumlah kebijakan Pengelola Rusun Persakih yang dinilai diterapkan secara sepihak, tidak transparan, serta mengabaikan aspirasi warga.

Penolakan tersebut mengemuka dalam rapat internal para RT dan RW 14 yang membahas banyaknya keluhan penghuni rusun akibat kebijakan pengelola yang selama ini berjalan tanpa melibatkan RT dan RW sebagai representasi resmi warga. Sabtu, ( 31-1-2026 )

Para RT menilai Pengelola Rusun Persakih kerap membuat dan menjalankan aturan tanpa sosialisasi yang jelas, bahkan tanpa dasar regulasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Akibatnya, warga menjadi pihak yang paling dirugikan, sementara RT dan RW hanya dijadikan “tameng” saat warga memprotes kebijakan tersebut.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bekasi Raih 2 Penghargaan Apresiasi Kinerja Pejabat Kepala Daerah 2024

“Kami ini dipilih warga, bukan boneka pengelola. Tapi setiap kebijakan selalu turun tiba-tiba, RT dan RW tidak pernah diajak bicara,memang Pengelola pernah mengundang RT/ RW,Tokoh agama dan tokoh masyarakat,namun hal itu di lakukan setelah banyak protes dari warga atas kebijakan Pengelola,”tegas salah satu Ketua RT RW 14 dengan nada keras.

Ketua RW 14 Rusun Persakih juga menyatakan keberatan serius atas pola kepemimpinan pengelola yang dinilai tertutup dan cenderung memaksakan kehendak. Menurutnya, kebijakan yang menyangkut kepentingan ratusan kepala keluarga seharusnya dibahas bersama dulu, bukan diputuskan secara sepihak.

“Kalau pengelola terus berjalan sendiri tanpa melibatkan RT dan RW dan sosialisasi kepada warga dan tidak mengindahkan keberatan warga, ini berpotensi memicu konflik horizontal dengan warga,” ujar Agung Jaya Ketua RW 14.

Baca Juga:  Berkebaya Biru Titiek Soeharto Hadiri Pelantikan Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Para RT dan RW menuntut agar Pengelola Rusun Persakih segera membuka ruang dialog terbuka, menghentikan penerapan kebijakan sepihak, serta menjelaskan dasar hukum dari setiap aturan yang diberlakukan di lingkungan rusun.

Mereka juga mendesak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat,Dinas Perumahan rakyat & Kawasan Pemukiman dan DPRD DKI Jakarta untuk turun tangan dan mengevaluasi kinerja Pengelola Rusun Persakih yang dinilai tidak aspiratif dan jauh dari prinsip pelayanan publik.

Hingga berita ini diturunkan, Pengelola Rusun Persakih belum memberikan tanggapan resmi atas penolakan dan keberatan yang disampaikan para RT dan RW 14.

Berita Terkait

Ctp Ringankan Beban Untuk Warga Terdampak Banjir
Waduk Aseni Jadi Infrastruktur Strategis Pengendalian Banjir Jakarta Barat
Tekan Pengangguran di Kota Depok, Begini Strategi Pemkot
Bertemu di FGD: Pemerintah dan BUJT Sinyalir Perkuatan Pemenuhan Standar Pelayanan Jalan Tol
Aktivitas Logistik Kalbar Kian Dinamis, Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025
PT Pelindo Solusi Logistik Cepat Tanggap Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir Jakarta Utara
Bupati Malang Resmikan Jembatan Madakaripura, Akses Warga Bandungrejo Kian Lancar
Dua Bulan Tanpa Sampah, Pemilah Limbah Desa Gampingan Menanti Kepastian dari PT Ekamas Fortuna

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 01:11 WIB

Kebijakan Dinilai Sepihak dan Tertutup, RT–RW Rusun Pesakih Angkat Suara

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:53 WIB

Ctp Ringankan Beban Untuk Warga Terdampak Banjir

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:52 WIB

Waduk Aseni Jadi Infrastruktur Strategis Pengendalian Banjir Jakarta Barat

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:33 WIB

Tekan Pengangguran di Kota Depok, Begini Strategi Pemkot

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:55 WIB

Bertemu di FGD: Pemerintah dan BUJT Sinyalir Perkuatan Pemenuhan Standar Pelayanan Jalan Tol

Berita Terbaru

TNI – Polri

Warga Bantur Dikejutkan Temuan Pria Gantung Diri di Rumahnya

Sabtu, 31 Jan 2026 - 18:33 WIB