Jaga Kelestarian Lingkungan Maritim, Roclean Indonesia akan Produksi Alat Penanggulangan Tumpahan Minyak Berkualitas Tinggi

- Jurnalis

Minggu, 2 Februari 2025 - 01:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang, Teropongrakyat.co – Kini telah berdiri pabrik peralatan penanggulangan tumpahan minyak. Pabrik bernama Roclean Indonesia ini berlokasi di Kawasan Industri Delta Silicon V, Lippo Cikarang, Jawa Barat.

Tujuan Roclean Indonesia didirikan untuk menghasilkan peralatan penanggulangan tumpahan minyak yang berkualitas tinggi dan efektif dengan Tingkat Komponen Dalam Negri (TKDN) yang baik. Roclean Indonesia adalah hasil kerjasama antara PT Meredian Khatulistiwa dan DESMI Roclean A/S dari Denmark.

Diharapkan, Roclean Indonesia dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengatasi tantangan lingkungan yang dihadapi pelaku usaha di sektor energi dan industri, khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan maritim di Indonesia.

Jaga Kelestarian Lingkungan Maritim, Roclean Indonesia akan Produksi Alat Penanggulangan Tumpahan Minyak Berkualitas Tinggi - Teropong Rakyat

Sebagai Negara maritim, Indonesia adalah Negara kepulauan yang sangat rentan terhadap dampak tumpahan minyak karena dapat merusak ekosistem laut dan pesisir.

Direktur PT Meredian Khatulistiwa Drs. Heru Tjahyono menegaskan bahwa kerjasama antara DESMI RoClean A/S dan PT Meredian Khatulistiwa menjadi faktor penting dalam kesuksesan pabrik ini.

Baca Juga:  Penguatan LKBPH PWI Pusat: OC Kaligis dan Ronny Sompie Jadi Penasihat

Heru mengatakan, DESMI RoClean memiliki pengalaman lebih dari 185 tahun, membawa pengalaman global dan teknologi terkini dalam industri ini.

Sementara PT Meredian Khatulistiwa memberikan wawasan lokal yang mendalam dan dukungan terhadap pengembangan industri di Indonesia yang mempunyai perizinan lengkap di bidang penanggulangan, pelatihan, dan assessment tumpahan minyak dari Dirjen Perhubungan Laut berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No 58 tahun 2013.

Melalui kerjasama ini, pabrik ini memungkinkan untuk memproduksi peralatan yang memenuhi standar internasional, sekaligus disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan di Indonesia.

“Nanti, RoClean Indonesia memproduksi berbagai jenis peralatan penanggulangan tumpahan minyak yang dapat digunakan di berbagai lokasi, mulai dari kilang minyak, sungai, perairan pesisir, hingga perairan laut lepas,” ungkap Heru.

Contohnya, sambung Heru, produknya adalah oil boom untuk melokalisir minyak di perairan, oil skimmer untuk menghisap minyak dari perairan, Portable Storage Tank untuk menampung minyak yang ditanggulangi dan lain sebagainya.

Baca Juga:  Kejari Batu,Usai Selamatkan Aset Negara RP.522,2 Milyar,Kini Selamatkan Sebuah Rumah Tangga

Jaga Kelestarian Lingkungan Maritim, Roclean Indonesia akan Produksi Alat Penanggulangan Tumpahan Minyak Berkualitas Tinggi - Teropong Rakyat

Heru menekankan, salah satu aspek penting dari pabrik ini adalah komitmennya untuk menggunakan lebih dari 40% komponen dalam negeri (TKDN), sudah selesai diverifikasi akan terbit di awal Februari 2025) dalam proses produksinya.

“Ini tidak hanya mendukung perekonomian lokal, tetapi juga memberikan peluang bagi pengembangan industri dan tenaga kerja Indonesia. Dengan begitu, pabrik ini juga berperan dalam meningkatkan keterampilan dan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di sektor teknologi tinggi,” tutur Heru.

Heru menambahkan, RoClean Indonesia memiliki visi yang jelas yakni turut serta menjaga kelestarian lingkungan maritim Indonesia. Dengan memproduksi peralatan penanggulangan tumpahan minyak yang berkualitas dunia, pabrik ini tidak hanya berfokus pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan ekosistem laut yang menjadi salah satu aset terbesar Indonesia.

“Semoga langkah ini dapat menjadi model untuk kolaborasi industri yang lebih luas dalam menghadapi tantangan lingkungan global,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare
Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas
PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur
UPN “Veteran” Jawa Timur Dorong ASN Akademik Berdampak Melalui Latsar CPNS 2026
Belajar Disiplin di Era Digital, Siswa SMK Islamic Qon GKB Gresik Dapat Pembekalan Khusus
Beredar Surat Pernyataan Dukungan Transaksi Jual Beli Lapak Antar PKL Alun-Alun Kota Batu Diduga Sengaja Dibuat, Bagas: untuk Halangi Hukum?  

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:44 WIB

Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:50 WIB

Tangis Bocah 7 Tahun: PT NPR Diduga Gelembungkan Lahan, 68 Hektare Diklaim 140 Hektare

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dari Tangan Kreatif Guru Pasuruan, Noliart Sulap Mahar dan Hantaran Jadi Karya Berkelas

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:11 WIB

PWJU Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Ucapkan Terima Kasih kepada Para Donatur

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB