Indonesia Siap Jadi Pusat Superyacht Dunia dengan Hadirnya Bali Gapura Marina

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali -(teropongrakyat.co), 25 November 2025 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melalui subholding PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) kembali mengukuhkan komitmen dalam mengakselerasi potensi wisata maritim nasional dengan pengembangan Bali Benoa Marina di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Pelabuhan Benoa, Bali yang secara resmi bernama Bali Gapura Marina.

Peresmian Bali Gapura Marina ini melanjutkan momentum positif groundbreaking pada 22 Mei 2025 lalu, dimana kedepan marina akan meliputi area seluas 33.000 meter persegi yang dirancang dapat menampung 180 yacht, termasuk 50 superyacht dengan dimensi panjang ukuran hingga 90 meter, serta akan dilengkapi dengan fasilitas seperti Premium Yacht Club, Crew Club, area MICE, F&B, perkantoran, dan retail.

Pemilihan nama ‘Gapura’ yang berarti gerbang dalam bahasa Bali, mencerminkan peran marina ini sebagai pintu masuk baru yang memadukan kekayaan budaya dengan layanan bertaraf internasional.

Menteri Pariwisata Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, menyampaikan bahwa pemilihan nama ini mencerminkan bagaimana setiap kapal disambut ke Bali Gapura Marina sebagai bagian dari perjalanan budaya.

“Ini juga mempertegas komitmen kami untuk menempatkan pariwisata bahari sebagai pusat proyek strategis nasional,” ungkapnya.

Indonesia Siap Jadi Pusat Superyacht Dunia dengan Hadirnya Bali Gapura Marina - Teropong Rakyat

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, menjelaskan bahwa melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta, Bali Gapura Marina ditetapkan untuk menjadi marina layanan lengkap internasional pertama Indonesia.

Baca Juga:  PWI Pokja Wali Kota Jakarta Utara Selama Ramadan Gelar Kegiatan Berbagi Takjil Ramadhan dan Santunan Yatim Piatu

“Pelindo tetap terbuka untuk mengembangkan marina berkelas dunia lainnya di seluruh kepulauan Indonesia, sejalan dengan visi jangka panjang kami untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat maritim utama,” ungkapnya.

Dukungan penuh bagi operasional marina juga dinyatakan oleh subholding Pelindo di bidang logistik dan hinterland development. Direktur Utama PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), Joko Noerhudha, menekankan bahwa pembangunan Bali Gapura Marina merupakan milestone penting dan bagian dari komitmen SPSL dalam menghadirkan ekosistem marina tourism hub berkelas dunia yang mengedepankan keberlanjutan dan keunggulan teknologi.

“Kami terus membangun kolaborasi dan sinergi dengan mitra strategis untuk memastikan marina ini sesuai standar internasional, dan mengedepankan bisnis keberlanjutan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi pariwisata Bali dan Indonesia,” ujarnya.

Dalam membangun marina ini, SPSL menggandeng PT Marina Development Indonesia (MDI) untuk menangani pengembangan dan pengelolaan fasilitas marina serta area komersial pendukung.

Direktur Utama MDI, Ulf Backlund menjelaskan bahwa proyek pengembangan Bali Benoa Marina telah menunjukan kemajuan signifikan.

Baca Juga:  Wali kota Depok Lantik Pejabat Baru, Upaya Maksimalkan Pelayanan Bagi Warga

“Sejak Juli 2025, Dermaga B telah selesai dibangun dan disiapkan untuk menampung puluhan kapal bersandar. Penyelesaian Dermaga B ini bukan hanya tonggak operasional, tetapi awal dari era baru pariwisata bahari Indonesia. Tahap berikutnya mencakup penyediaan fasilitas layanan teknis lengkap pada pertengahan 2026, ekspansi hingga 180 tempat tambat termasuk kapasitas superyacht pada kuartal III 2026, serta pembangunan waterfront lifestyle hub pada 2028,” ungkapnya.

Ditaksir akan mulai beroperasi parsial melalui soft launching pada kuartal keempat 2025, Proyek Bali Gapura Marina menjadi perhatian sebagai studi kasus untuk ambisi Indonesia memasuki pasar superyacht dan pariwisata bahari mewah global berkelas dunia yang tumbuh pesat. Geografi Indonesia yang terdiri dari lebih dari 17.000 pulau menawarkan potensi besar pariwisata bahari dengan keindahan alam yang menakjubkan. Namun, hingga kini Indonesia belum memiliki marina berkelas internasional yang mampu menghadirkan standar layanan dan safety berskala global. Melalui proyek ini, Pelindo menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem pelabuhan pariwisata yang terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai global maritime tourism destination.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Perkuat Efisiensi Layanan dan Penerimaan Negara, Kemenhub Teken Dua Perjanjian Konsesi Pengusahaan WTDP di Muara Sabak dan Sangatta
Ramadan Jadi Momentum Berbagi, IPC TPK Salurkan 1.730 Paket Sembako
Momentum Ramadhan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Jalin Kebersamaan dengan Stakeholder
DFC Mayjen TNI M Asmi Hadiri Kunjungan Presiden Portugal ke Misi MINUSCA
Cegah dan Penanganan SEA: DFC MINUSCA Mayjen TNI M Asmi Dampingi Kunjungan USG Christian Saunders
Wujud Kepedulian di Bulan Suci: Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Sembako bagi Ribuan Penerima
Kepercayaan Global Meningkat: Pelindo Siap Layani Ratusan Kapal Pesiar di 2026, Infrastruktur Terus Ditingkatkan
Angin Puting Beliung Terjang Ngadireso, Bupati Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:56 WIB

Perkuat Efisiensi Layanan dan Penerimaan Negara, Kemenhub Teken Dua Perjanjian Konsesi Pengusahaan WTDP di Muara Sabak dan Sangatta

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:45 WIB

Ramadan Jadi Momentum Berbagi, IPC TPK Salurkan 1.730 Paket Sembako

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:36 WIB

Momentum Ramadhan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Jalin Kebersamaan dengan Stakeholder

Jumat, 6 Maret 2026 - 19:00 WIB

DFC Mayjen TNI M Asmi Hadiri Kunjungan Presiden Portugal ke Misi MINUSCA

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:57 WIB

Cegah dan Penanganan SEA: DFC MINUSCA Mayjen TNI M Asmi Dampingi Kunjungan USG Christian Saunders

Berita Terbaru