Impact National Hackathon Gelar Pelatihan Product Thinking: Matangkan Ide Inovatif Pengembangan Desa Wisata Leuwimalang

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, 24 Oktober 2024 – Dalam rangka mempersiapkan menuju babak final Impact National Hackathon 2024, 25 semifinalis Impact Hackathon 2024 mengikuti rangkaian acara Pelatihan Product Thinking, MVP, dan Pitching Mastery yang dilaksanakan selama 2 hari, yakni 23 – 24 Oktober 2024.

Acara ini diawali dengan intermezzo oleh Syafa Nur Safitri sebagai MC bersama dengan Kelvin Erlangga, salah satu peserta Impact National Hackathon dari kelompok Trio Go Through yang menjadi peringkat pertama saat babak penyisihan.

Dalam sesi pembahasan ini, Kelvin menjelaskan bahwa timnya membuat website edukasi online yang berisikan pembelajaran materi dan di setiap materi akan ada challenge. Setiap pengguna yang berhasil menyelesaikan challenge tersebut akan mendapatkan poin yang dapat ditukarkan untuk voucher belanja di desa wisata Leuwimalang.

“Dengan adanya sistem penukaran poin ini, kita dapat membantu meningkatkan perekonomian dan mendukung agrotourism yang berkelanjutan” Kata Kelvin. Ia juga merasa bahagia karena dapat memperoleh peringkat pertama dalam babak penyisihan Impact National Hackathon oleh MAXY Academy.

Baca Juga:  Laporan Terbaru Menunjukan Bahwa di Tengah Tantangan Ekonomi, Berinvestasi Pada Pendidikan di Indonesia dan Negara-Negara di Seluruh Dunia Sangat Penting Bagi Kesuksesan Mendatang

“Saya juga sama sekali tidak menyangka dapat memperoleh peringkat pertama dalam Impact Hackathon kali ini, karena progres pembuatan kami masih belum sempurna,” ungkap beliau.

Pelatihan Product Thinking, MVP, dan Pitching Mastery ini dibimbing oleh Stefen Laksana, Product & Delivery Manager MAXY Academy. Dalam sesi ini, Stefen Laksana mengungkapan bagaimana cara berpikir manusia. “Kita berpikir ini bukan cara berpikir mengenai siapa diri kita atau ingin membuat apa, tetapi lebih membuat ide ini untuk siapa dan melihat ide kita ini dari berbagai sudut pandang” ungkap Stefen.

Ia juga mengatakan bahwa cara berpikir terdiri dari 6 sudut pandang yang berbeda dengan diwakilkan oleh 6 topi yang berbeda-beda. Selain itu juga, ia mengungkapkan bagaimana membuat ide untuk kemudian dijadikan sebuah bisnis. “Dalam membuat sebuah bisnis, kita harus memahami terlebih dahulu apa kebutuhan dari pengguna lalu diobservasi untuk melihat seberapa butuh ide kita, baru dilakukan pembuatan produk” ujar beliau.

Baca Juga:  E-Commerce Expo 2024: Sukses Membangun Sinergi untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh wawasan mendalam tentang cara berpikir kreatif dan strategis dalam pengembangan produk, tetapi juga diperkuat dengan semangat kolaborasi dan inovasi untuk menciptakan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Diharapkan, rangkaian acara ini dapat mempersiapkan para semifinalis Impact National Hackathon 2024 menghadapi babak final dengan lebih percaya diri serta membawa ide-ide terbaik mereka ke tahap berikutnya. Kedepannya, akan ada kegiatan selanjutnya akan fokus pada proses redevelopment yang berlangsung hingga 25 Oktober, dengan pengumuman final yang dijadwalkan pada 8 November 2024.

Berita Terkait

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru
Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan
Perkuat Layanan Tanpa Henti, IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas Ramadan
PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dukung Arus Mudik Motor dan Truk Sembako ke Sumatera
Dukung Ibadah Ramadan Warga Ring 1, IPC TPK Gelar Karpet di 8 Masjid Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:54 WIB

Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:46 WIB

Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:05 WIB

Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB

Breaking News

Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:58 WIB