Hari Pertama Sekolah di Bogor Kacau, Hujan Deras Picu Kemacetan di Hampir Semua Akses Utama

- Jurnalis

Senin, 12 Januari 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, teropongrakyat.co | Senin 12 Januari 2026 — Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang di Kota Bogor diwarnai hujan deras sejak pagi hari. Kondisi cuaca tersebut berdampak langsung pada arus lalu lintas, dengan kemacetan terjadi di hampir seluruh ruas jalan utama kota.

Pantauan sejak pagi menunjukkan kepadatan kendaraan mengular di sejumlah titik strategis. Jalan protokol seperti Jalan Pajajaran, Jalan Juanda, Jalan Raya Tajur, Jalan Soleh Iskandar, hingga kawasan Tugu Kujang dilaporkan mengalami kemacetan parah.

Baca Juga:  Eta Fajar Wiriatmo Daely,SP,.MM, Dilantik Sebagai Pj. Sekda Nias Barat

Volume kendaraan meningkat tajam seiring aktivitas warga yang mengantar anak ke sekolah, ditambah pekerja yang kembali beraktivitas.

Hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak subuh membuat laju kendaraan melambat. Di beberapa titik, genangan air turut memperparah kondisi lalu lintas. Angkutan umum, kendaraan pribadi, serta sepeda motor saling berebut ruang, menyebabkan antrean panjang tak terhindarkan.

Sejumlah orang tua siswa mengeluhkan keterlambatan akibat macet. Banyak pelajar terpaksa tiba di sekolah melebihi jam masuk karena perjalanan yang memakan waktu jauh lebih lama dari biasanya.

Baca Juga:  Kapolri Temui Negosiator Pembebasan Pilot Susi Air, Apresiasi Kedepankan Soft Approach

Petugas kepolisian dan dinas perhubungan tampak disiagakan di beberapa persimpangan untuk mengurai kepadatan. Namun, tingginya volume kendaraan membuat arus lalu lintas tetap tersendat hingga menjelang siang.

Kondisi ini menjadi gambaran klasik yang kembali terulang setiap awal masuk sekolah di Kota Bogor, terutama saat bertepatan dengan cuaca ekstrem. Warga diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal dan tetap berhati-hati mengingat potensi hujan dan kemacetan masih tinggi.

T.donie

Berita Terkait

Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan
Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu
Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat
Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai
Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa
Keluarga Amir Biki Desak Pemerintah Pulihkan Nama dan Beri Kompensasi bagi Korban Tanjung Priok 1984
BKT Marunda Kian Memprihatinkan, Jalur Inspeksi Rusak dan Dipenuhi Truk, Pemerintah Tahu?
Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:18 WIB

Debu KCN Keluhkan Warga Cilincing, KCN sudah melakukan Mitigasi dan Penyelesaian Dampak Lingkungan

Selasa, 15 September 2026 - 08:55 WIB

Polemik PT Indoneka Makin Memanas, Founder Klaim Bengkel Didatangi Puluhan Orang hingga Dugaan Dokumen Palsu

Minggu, 13 September 2026 - 20:39 WIB

Gempa 4,3 M Terjadi Di Laut Selatan Sukabumi, Getaran Dirasakan Hingga Cianjur dan Bandung Barat

Minggu, 13 September 2026 - 18:28 WIB

Baiturrahim Islamic Carnival, Merawat Kerinduan pada Karnaval Sarat Nilai

Minggu, 13 September 2026 - 00:50 WIB

Pelayanan Makin Digital dan Cepat, Tarif Bea Masuk Masih Jadi Sorotan Pengguna Jasa

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB

oplus_32

Pendidikan

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:27 WIB