Gunung Semeru Meletus, Lebih dari 1.000 Warga dan Pendaki Dievakuasi

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lumajang, Jawa Timur | teropongrakyat.co — Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat pada Minggu (23/11), memicu letusan yang menyemburkan abu vulkanik dan material panas ke udara. Otoritas kebencanaan menyatakan lebih dari 1.000 warga berhasil dievakuasi dari kawasan rawan bencana, termasuk sekitar 170 pendaki yang sebelumnya terjebak dalam area pegunungan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa letusan disertai aliran piroklastik yang meluncur ke beberapa sektor lembah di sekitar puncak. Kondisi ini menimbulkan ancaman serius bagi permukiman di lereng, mengingat aliran piroklastik memiliki kecepatan dan suhu yang sangat berbahaya.

Baca Juga:  Kolong Tol Angke 2 Dikuasai Sampah, Bangunan Liar, dan Parkir Truk Liar, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

“Evakuasi dilakukan sejak dini untuk meminimalkan risiko terhadap warga dan pendaki. Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan terus menyisir jalur pendakian serta pemukiman terdampak,” ujar salah satu pejabat BPBD Lumajang.

Selain material panas, hujan abu juga dilaporkan mengguyur sejumlah desa di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro. Warga diminta menggunakan masker, kacamata, dan membatasi aktivitas luar ruangan.

Baca Juga:  KSOP Sunda Kelapa Dukung Kegiatan STIP Sosialisasikan Pemenuhan Aspek Keselamatan Pelayaran 

Aktivitas Gunung Semeru yang dikenal sebagai gunung api paling aktif di Jawa ini memiliki dampak signifikan terhadap keselamatan warga, infrastruktur, serta aktivitas ekonomi seperti pertanian dan perhubungan. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas mengingat potensi letusan susulan masih bisa terjadi.

Pihak berwenang menegaskan bahwa peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana menjadi kunci utama untuk meminimalkan korban dan kerugian di area rawan Semeru.

Berita Terkait

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja
Kepercayaan Kuat, Apollo Kembali Jabat Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang
Bus Primajasa Parkir di Bahu Jalan Dekat Terminal Tanjung Priok, Ketegasan UP Terminal dan Sudinhub Dipertanyakan
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Tim Verifikasi PROKLIM LESTARI Turun ke RW.05, Sunter Agung, Ini Harapan Ketua RW.05 Nurus Shobah
Spanyol Juara Dunia 2026! Tumbangkan Argentina 1-0 Lewat Drama Extra Time
Pernyataan Hotman Paris Tuai Sorotan, PWI Pusat Minta Etika Komunikasi Dijaga
Bikin Konten Jualan Kambing Sembari Dakwah, Warga Kota Batu, Faiq Mendadak Viral dan Banjir Follower di Instagram dan TikTok

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:21 WIB

Kepercayaan Kuat, Apollo Kembali Jabat Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:17 WIB

Bus Primajasa Parkir di Bahu Jalan Dekat Terminal Tanjung Priok, Ketegasan UP Terminal dan Sudinhub Dipertanyakan

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:50 WIB

DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:29 WIB

Tim Verifikasi PROKLIM LESTARI Turun ke RW.05, Sunter Agung, Ini Harapan Ketua RW.05 Nurus Shobah

Berita Terbaru