Malang | Teropongrakyat.co – Bupati Malang, H,M.Sanusi, turun langsung meninjau lokasi bencana angin puting beliung di Dusun Balong RT 54 dan 55/RW 07, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Selasa (24/2/2026) pagi. Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan kepada warga terdampak cuaca ekstrem yang terjadi sehari sebelumnya.
Bencana yang dipicu hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang itu mengakibatkan sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Bagian teras rumah ambruk dan sejumlah atap rusak akibat kayu penyangga yang sudah lapuk. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 30 juta.
Kegiatan peninjauan yang dimulai pukul 08.15 WIB itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Ir. H. Kholiq, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Plt Kasatpol PP, Kepala Dinas PU Bina Marga, Kepala Dinas Perhubungan, Ketua Baznas Kabupaten Malang, Camat Bantur Bayu Jatmiko, unsur TNI-Polri, serta Kepala Desa Rejoyoso Abdul Manaf beserta perangkat desa.
Setibanya di lokasi, Bupati bersama rombongan langsung meninjau rumah-rumah warga yang terdampak. Ia berdialog dengan masyarakat untuk memastikan kondisi mereka pasca kejadian sekaligus memetakan kebutuhan mendesak.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Malang melalui Baznas dan BPBD menyerahkan 16 paket bantuan secara simbolis kepada warga. Bantuan tersebut berupa paket sembako, terpal, obat-obatan, serta perlengkapan bayi guna membantu kebutuhan darurat beberapa hari ke depan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban panjenengan semua,” ujar Sanusi di sela penyerahan bantuan.
Ia juga mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Selain itu, Bupati mengajak masyarakat untuk memperkuat doa dan kebersamaan.
“Bapak ibu banyak membaca sholawat dan istigfar ya. Semoga tidak ada lagi kejadian serupa, karena warga pasti ada sisi traumatiknya. Dan saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan,” tuturnya.
Dari data yang dihimpun, 15 rumah terdampak dihuni oleh total puluhan jiwa, termasuk balita dan lansia yang menjadi kelompok rentan. Pemerintah daerah memastikan akan terus melakukan pendataan lanjutan serta koordinasi untuk percepatan perbaikan rumah warga.
Kunjungan berakhir sekitar pukul 08.40 WIB. Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmennya untuk hadir dan sigap dalam setiap penanganan bencana demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat

























































