BRI BO Tangerang Ahmad Yani Gelar Sosialisasi Mitigasi Fraud dan Gratifikasi untuk Pekerja

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Teropongrakyat.co ||  Dalam upaya menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan kondusif, BRI BO Tangerang Ahmad Yani mengadakan Sosialisasi Mitigasi Fraud dan Gratifikasi bagi seluruh pekerja dan tim supervisi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pemahaman mengenai pentingnya pencegahan fraud dan gratifikasi dalam lingkungan kerja.

Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Bapak Mustofa Adi. S, selaku Pemimpin Cabang BO Tangerang Ahmad Yani, yang menekankan pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta budaya kerja yang berintegritas. “Dengan memahami dan menerapkan mitigasi fraud serta pencegahan gratifikasi, kita dapat menciptakan suasana kerja yang lebih bersih, kondusif, dan profesional, sehingga dapat membawa BRI menjadi lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Sang ” Walet Hitam ” Pimpin Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) di Simpang Lima Semper

Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk fraud dan gratifikasi, dampaknya terhadap institusi, serta langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan. Selain itu, sesi diskusi dan tanya jawab juga diadakan guna memperdalam pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.

Baca Juga:  Panglima TNI Hadiri Acara Pelantikan KPU, DEN, Otorita IKN dan Kompolnas di Istana Negara

BRI terus berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan pekerjanya terhadap regulasi dan nilai-nilai etika dalam bekerja. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pekerja dapat berperan aktif dalam menjaga integritas perusahaan serta memastikan operasional bisnis berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

Berita Terkait

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor
Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara
Sucikan Hati, Eratkan Persaudaraan: Pesan Kuat di Halal Bihalal PWJU
Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran
Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik
Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir
LINSEK Sananrejo Padukan Langkah, Kawal Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
PPTN Tawarkan Solusi Berbasis Data dan Pancasila Atasi Masalah Keagamaan Nasional

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:10 WIB

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 April 2026 - 16:32 WIB

Lurah Mustikasari Sidak Proyek Kabel Optik, Aktivitas Dihentikan Sementara

Kamis, 9 April 2026 - 07:25 WIB

Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran

Rabu, 8 April 2026 - 21:15 WIB

Dewan Kota Jakarta Utara Tinjau Pelayanan Rumah Sakit Cilincing, Pastikan Warga Terlayani dengan Baik

Rabu, 8 April 2026 - 16:16 WIB

Jalan MT Haryono Setu Rusak Parah, Pengguna Jalan Khawatir

Berita Terbaru

POTRET - skandal pengelolaan aset Pemda DKI mengemuka, Pasar Jabon menjadi sorotan tajam lantaran tak setorkan PAD maupun retribusi pasar. (Foto: Teropongrakyat.co).

Pemerintahan

Pasar Jabon Salah Kelola, Jorok dan Bau

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:43 WIB

Breaking News

Diduga  Pemasangan Tiang Fiber Ilegal di Bogor

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:10 WIB