Jakarta, Kamis (22/1/2026) | teropongrakyat.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi DKI Jakarta didominasi hujan ringan hingga hujan sedang sepanjang sepekan ke depan, terhitung Kamis, 22 Januari hingga Jumat, 30 Januari 2026.
Berdasarkan data resmi BMKG, hampir seluruh wilayah administrasi di DKI Jakarta berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan, terutama pada siang hingga malam hari.
Suhu udara rata-rata berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi, mencapai 67 hingga 97 persen.
Untuk wilayah Jakarta Pusat, hujan ringan diperkirakan terjadi pada Kamis (22/1), disusul hujan sedang pada Jumat (23/1).
Pada hari-hari berikutnya, kondisi cuaca cenderung berawan hingga hujan ringan dengan suhu berkisar 23–29 derajat Celsius.
Sementara itu, Jakarta Utara juga diprediksi mengalami hujan ringan hampir sepanjang pekan. Pada akhir pekan, kondisi cuaca berpotensi berubah menjadi udara kabur hingga cerah berawan, dengan suhu rata-rata 24–28 derajat Celsius.
Di wilayah Jakarta Barat, hujan ringan dan kondisi berawan diprakirakan mendominasi. BMKG mencatat adanya potensi hujan sedang pada Jumat (23/1), sehingga masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap genangan air di sejumlah titik rawan.
Adapun Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi memiliki pola cuaca yang relatif serupa, yakni hujan ringan hingga berawan. Pada beberapa hari tertentu, hujan ringan berpotensi terjadi secara merata dengan suhu maksimum mencapai 30 derajat Celsius.
Untuk wilayah Administrasi Kepulauan Seribu, BMKG memprakirakan hujan ringan hampir sepanjang pekan. Namun, pada Minggu (25/1) cuaca diprediksi mengalami udara kabur, dan pada Jumat (30/1) terdapat potensi hujan disertai petir.
BMKG mengimbau masyarakat DKI Jakarta untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama bagi pengguna jalan, nelayan, serta warga yang tinggal di wilayah rawan banjir. Informasi cuaca terkini dapat diakses melalui laman resmi BMKG atau Contact Center 196.


























































