Sidang Isbat Ramadan 1447 H Digelar 17 Februari, Hilal Diprediksi Belum Memenuhi Kriteria

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menjadwalkan pelaksanaan Sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Selasa, 17 Februari 2026. Agenda tahunan ini akan dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang isbat tetap menggunakan pendekatan integrasi hisab dan rukyatul hilal. Metode ini dinilai menjadi jalan tengah untuk menjembatani perbedaan cara penentuan awal bulan Hijriah yang selama ini digunakan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan bahwa penggabungan perhitungan astronomi (hisab) dan pemantauan langsung hilal (rukyat) penting agar keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah sekaligus syar’i. “Pendekatan ini dinilai penting untuk menjembatani perbedaan metode penentuan awal bulan yang digunakan berbagai organisasi kemasyarakatan Islam di Indonesia,” ujarnya akhir pekan lalu.

Baca Juga:  Gubernur Kalteng Siap Gelontorkan Dukungan untuk API & Rakernas Pewarna Indonesia!

Sidang isbat akan melibatkan beragam unsur, mulai dari perwakilan organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, PERSIS, Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Hidayatullah, hingga Persatuan Umat Islam.
Selain itu, sejumlah pakar falak dan astronomi dari lembaga pemerintah dan institusi riset turut diundang, termasuk BMKG, BRIN, Planetarium, serta jaringan observatorium di berbagai daerah.

Secara teknis, rangkaian sidang isbat akan diawali pemaparan posisi hilal berdasarkan data hisab. Selanjutnya, Kemenag menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia. Tahapan berikutnya adalah sidang penetapan tertutup, yang kemudian diakhiri dengan pengumuman resmi hasil sidang melalui konferensi pers oleh Menteri Agama.

Baca Juga:  Donor Darah Akbar PMI Jakut Sukses Kumpulkan 2.226 Kantong Darah

Berdasarkan data hisab sementara, posisi hilal pada saat matahari terbenam 17 Februari 2026 di wilayah Indonesia berada pada kisaran minus 2 derajat hingga kurang dari 1 derajat, dengan sudut elongasi di bawah ambang kriteria visibilitas hilal MABIMS. Kondisi ini mengindikasikan peluang hilal untuk dapat terlihat masih sangat kecil.

Hasil akhir penentuan awal Ramadan 1447 H tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat yang akan diumumkan setelah seluruh tahapan selesai dilaksanakan.

teguh donie

Berita Terkait

Persinas ASAD Kota Pasuruan Turunkan 19 Atlet di Piala Madinah Van Java II 2026
Langkah Nyata Jalur Hukum: Apresiasi untuk Polres Subang dan Tuntutan Transparansi Penyidikan
ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Indonesia Perkuat Pertahanan Maritim
Camat Lahei Tuding Prianto Terima Tali Asih – Prianto: FITNAH! Saya Bawa ke Jalur Hukum Jika Tak Minta Maaf
Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat
Kabid Humas dan Media DPC GMNI Jaktim Apresiasi Langkah KPK Berantas Mafia Tanah
Kapolsek Kemayoran Perluas Sinergi Pendidikan, Program Bapak Asuh Polri Menyasar SMK Taman Siswa 1
Unit Tipidter Polres Tasikmalaya Ambil Alih Penyelidikan Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 22:33 WIB

Persinas ASAD Kota Pasuruan Turunkan 19 Atlet di Piala Madinah Van Java II 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 19:34 WIB

Langkah Nyata Jalur Hukum: Apresiasi untuk Polres Subang dan Tuntutan Transparansi Penyidikan

Sabtu, 19 September 2026 - 13:51 WIB

ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok, Indonesia Perkuat Pertahanan Maritim

Jumat, 18 September 2026 - 15:11 WIB

Camat Lahei Tuding Prianto Terima Tali Asih – Prianto: FITNAH! Saya Bawa ke Jalur Hukum Jika Tak Minta Maaf

Jumat, 18 September 2026 - 06:39 WIB

Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat

Berita Terbaru