Polres Ponorogo Perbaiki Jembatan Darurat, Akses Dua Desa di Ngebel Kembali Normal

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO | Teropongrakyat.co – Jajaran Polres Ponorogo melalui Polsek Ngebel merespon keluhan warga setempat soal akses jalan penghubung antar desa yang mengalami longsor parah hingga berimbas pada jembatan di Dukuh Dayakan Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel nyaris ambruk.

Jalur vital yang menghubungkan Desa Wagir Lor dengan Desa Wates, Kecamatan Jenangan itu nyaris tidak dapat dilewati oleh warga setempat.

Kapolsek Ngebel AKP Nuryadi mengatakan akses jalan tersebut menjadi urat nadi warga, mulai dari jalur anak sekolah hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

“Oleh karena itu kami Polsek Ngebel sesuai petunjuk Bapak Kapolres, berupaya agar jalur ini bisa dilalui oleh warga dengan memperbaiki jembatan darurat bersama masyarakat setempat,” kata AKP Nuryadi, Jumat (6/2/26).

Baca Juga:  Forkopimcam Pakisaji Kompak Bersihkan Lingkungan Lewat Program Indonesia ASRI

Menurut AKP Nuryadi, badan jalan di lokasi tersebut telah beberapa kali mengalami longsor hingga menyebabkan sebagian badan jalan amblas.

AKP Nuryadi menambahkan, langkah awal pihak kepolisian bersama Pemerintah Desa Wagir Lor dan warga saat ini memasang papan kayu serta pembatas jalan agar jalur tersebut tetap bisa dilewati.

“Sudah normal bisa dilalui, namun akses hanya dapat digunakan pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda empat tidak dapat melintas,” kata AKP Nuryadi.

Baca Juga:  Peringati HUT Satpam ke-45, Polres Malang Gelar Lomba PBB hingga Bela Diri

Di lokasi terpisah, Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan Dinas Bina Marga untuk membangun jembatan darurat dari plat besi baja.

 

Jembatan darurat yang akan dibangun memiliki panjang 32 meter dengan tambahan sayap masing-masing 2 meter, sehingga total panjang mencapai 36 meter, dan lebar 1,2 meter.

“Pembangunan jembatan darurat tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu ke depan agar segera dapat digunakan masyarakat dan memulihkan kembali akses vital antar dua desa,”pungkas Kapolres AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (*)

Berita Terkait

Hari Kelima Belas Penanganan Gempa NTT, TNI Sudah Salurkan 990,691 Ton Bantuan
Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pengemudi Ojek Pangkalan dan Bajaj di Muara Baru
Babinsa Koramil 0818/17 Ampelgading Dampingi Penyerahan Bantuan Bibit Tebu kepada Gapoktan Desa Simojayan
Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan 3C, Balap Liar dan Tawuran
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar, 1.163 Penumpang Tujuan Surabaya
TNI Kerahkan 308 Personel Tambahan, Total 1.138 Personel Penyuluh Perkuat Penanganan Karhutla
Pemerhati Hukum Pidana Minta Pelaku Kerusuhan Usai Aksi Damai Diproses Tegas
Polri Hadir di Tengah Warga, Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Hari Kelima Belas Penanganan Gempa NTT, TNI Sudah Salurkan 990,691 Ton Bantuan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pengemudi Ojek Pangkalan dan Bajaj di Muara Baru

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Babinsa Koramil 0818/17 Ampelgading Dampingi Penyerahan Bantuan Bibit Tebu kepada Gapoktan Desa Simojayan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan 3C, Balap Liar dan Tawuran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:03 WIB

TNI Kerahkan 308 Personel Tambahan, Total 1.138 Personel Penyuluh Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru