Jakarta -(teropongrakyat.co), 27 Januari 2026 – PT Pelindo Solusi Logistik (“SPSL”) mencatat kinerja positif dalam mengimplementasikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sepanjang tahun 2025. Perusahaan berhasil merealisasikan 33 program TJSL yang difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu lingkungan, pendidikan dan pengembangan ekonomi, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, SPSL turut berkontribusi dalam mendukung 12 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
SVP Sekretariat Perusahaan SPSL, Dewi Fitriyani, menjelaskan bahwa pelaksanaan program TJSL SPSL dirancang tidak hanya sebagai kegiatan sosial, tetapi sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
“Melalui Program TJSL, SPSL berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan, keberdayaan dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasi sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Setiap program kami rancang agar mampu menciptakan manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan yang saling menguatkan,” ungkapnya.
Merawat Alam, Memelihara Kekayaan Sumber Daya Alam Lokal. Pada bidang lingkungan, SPSL sepanjang tahun 2025 telah melaksanakan tujuh program yang berfokus pada pengolahan sampah dan pelestarian alam. Program tersebut meliputi Gerakan Atasi Sampah Semarang Pilah dan Olah; Program Carbon Village di Desa Ngesrep Balong, Kendal; Program Budidaya Tanaman Buah Lakum di Mempawah; Penanaman Pohon di Pelabuhan Tanjung Mas dan Medan; Penataan Kampung Pelindo; serta rehabilitasi mangrove di sejumlah wilayah kerja SPSL.
Membuka Akses dan Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Dibidang pendidikan, SPSL merealisasikan sembilan program yang bertujuan memperluas akses sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat. Program tersebut mencakup Beasiswa Pelindo Juara, Program Pelindo Prestasi melalui pelatihan dan vokasi non formal, Pelindo Mengajar, Port Visit, bantuan kesejahteraan tenaga pendidik Yayasan Barunawati Nusantara Jakarta dan Program Sahabat Inspiratif Pelindo atau PIJAR Tahun 2025.
Mendorong UMK dan Ekonomi Pesisir. Pada bidang pengembangan ekonomi, SPSL melaksanakan delapan program pemberdayaan masyarakat, di antaranya pelaksanaan program Maritimepreneur melalui Bazaar UMK Kemerdekaan dan Local Pride Spot Pelindo Tower Tahun ke-2, pemberdayaan UMK pengolahan sirup Buah Lakum, Pelaksanaan program Safety Riding untuk Ojek Online dan pemeriksaan kesehatan untuk TKBM, Desa Binaan Kampung Nila Berdaya, serta Program Teman Nelayan berupa bantuan sarana dan bahan produksi pengolahan hasil perikanan.
Kepedulian Sosial yang Menjangkau Lebih Luas. Di luar tiga bidang prioritas tersebut, SPSL juga menjalankan sembilan program sosial lainnya, di antaranya Program Pelita atau Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting, SPSL Berbagi Ramadhan, Mudik Gratis Bersama BUMN dan Pelindo Group, Sobat Aksi Ramadhan, Pelindo Berbagi Qurban, bantuan sembako, hingga aksi tanggap bencana banjir di Bekasi, Jawa Barat.
Program TJSL SPSL sepanjang tahun 2025 dilaksanakan dengan mekanisme Employee Social Responsibility (ESR) dimana sejumlah 118 pekerja terlibat langsung dalam pelaksanaan program ini. Adapun jangkauan penerima manfaat hingga akhir Desember 2025 tercatat lebih dari 3000 orang dari seluruh penjuru Indonesia.
“Melalui TJSL, SPSL berupaya memastikan setiap inisiatif yang dijalankan benar-benar memberikan dampak sosial dan lingkungan yang nyata, dikelola secara transparan dan terukur, serta selaras dengan prinsip keberlanjutan, sehingga mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Dewi.



























































