KDKMP Program Unggulan Presiden Prabowo, Desa Wadung Tancap Gas Bangun Koperasi Merah Putih

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co – Pemerintah terus mempercepat realisasi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam bidang pemberdayaan ekonomi rakyat, yakni pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program strategis nasional ini menargetkan berdirinya 80.000 koperasi di seluruh Indonesia sebagai instrumen penguatan ekonomi desa sekaligus percepatan penghapusan kemiskinan.(08/01/2026)

Di tengah berbagai diskusi publik, baik daring maupun luring, muncul pertanyaan krusial terkait siapa yang bertanggung jawab membangun fasilitas fisik KDKMP serta dari mana sumber pendanaannya. Jawaban atas hal tersebut tertuang jelas dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan KDKMP yang diterbitkan pada 22 Oktober 2025.

KDKMP Program Unggulan Presiden Prabowo, Desa Wadung Tancap Gas Bangun Koperasi Merah Putih - Teropong Rakyat

Implementasi nyata program ini kini terlihat di Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Dengan dukungan instansi terkait, yakni Kodim 0818/Malang-Batu, Koramil 0818/07 Pakisaji, serta pendampingan langsung Babinsa Desa Wadung Serka Adi Teguh K., pembangunan fasilitas KDKMP telah mencapai sekitar 60 persen. Fasilitas tersebut meliputi bangunan gerai koperasi, pergudangan, serta kelengkapan pendukung lainnya.

Baca Juga:  Kakak Tertua Putus Sekolah Demi Rawat Adik-adiknya, Ke 4 Yatim Tersebut Ditinggal Sang Ibu Menikah Lagi!

Pembangunan dilakukan melalui berbagai mekanisme, antara lain swakelola, program padat karya, serta penunjukan langsung penyedia jasa dari kalangan masyarakat bawah, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan peraturan pengadaan pemerintah yang berlaku. Skema ini memungkinkan pembangunan berjalan cepat, sekaligus menjaga prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.

Program KDKMP diharapkan menjadi solusi konkret atas berbagai persoalan desa, seperti panjangnya rantai distribusi, keterbatasan permodalan, hingga dominasi tengkulak yang selama ini menekan harga hasil pertanian. Kehadiran koperasi ini juga ditujukan untuk menekan harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen.

Melalui KDKMP, masyarakat desa diberi ruang untuk mengelola potensi ekonomi secara mandiri, mulai dari hasil pertanian hingga pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Semangat gotong royong menjadi fondasi utama agar desa tidak lagi bergantung pada perantara, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga:  DFC MINUSCA Mayjen TNI M. Asmi Tinjau Kesiapan (Commander Visit) Kontingen Nepal HRPB di Obo Afrika Tengah

Selain menyederhanakan rantai distribusi, KDKMP juga diproyeksikan mampu meningkatkan nilai tukar petani, membuka lapangan kerja baru, serta memperluas partisipasi perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas dalam roda ekonomi desa.

“Dengan percepatan pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih, kami berharap dapat memotivasi peran serta masyarakat desa. Pendampingan Babinsa menjadi kunci agar pembangunan berjalan optimal. Di Desa Wadung, kehadiran koperasi ini sangat membantu dan membawa manfaat nyata, terutama bagi masyarakat awam dan kurang mampu. Kami akan terus mendukung demi kemajuan dan kemandirian desa,” ujar Babinsa Desa Wadung.

Dengan sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, KDKMP di Desa Wadung menjadi contoh nyata bagaimana program nasional dapat diimplementasikan secara efektif hingga ke tingkat desa, demi terwujudnya ekonomi rakyat yang kuat dan berkeadilan.

Berita Terkait

Semangat Hardiknas 2026, SDN 1 Bantur Gelar Upacara Bersama Sekolah Se-Kelompok Tengah
Gagal Beraksi, Komplotan Curanmor Diringkus Warga dan Polisi
Kapolsek Kemayoran Takziah dan Kunjungi Keluarga Alm. Ibu Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Api
Duka Mendalam, Kapolsek Kemayoran Kirim Karangan Bunga untuk Korban KRL
Satreskrim Polres Batu Klarifikasi Transaksional Kasus Judol, AKP Joko: Tetap Diproses dan Wajib Lapor, Terduga Pelaku AR: Tidak ada Uang Damai
Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai
Rumah Warga di Bantur Dilempar Bom Molotov Oleh Orang Tak di Kenal,Kerugian Capai Rp50 Juta
Muskot IV Senkom Kota Batu, Perkuat Sinergi dan Peran di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:30 WIB

Gagal Beraksi, Komplotan Curanmor Diringkus Warga dan Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 22:54 WIB

Kapolsek Kemayoran Takziah dan Kunjungi Keluarga Alm. Ibu Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Api

Selasa, 28 April 2026 - 21:28 WIB

Duka Mendalam, Kapolsek Kemayoran Kirim Karangan Bunga untuk Korban KRL

Senin, 27 April 2026 - 19:28 WIB

Satreskrim Polres Batu Klarifikasi Transaksional Kasus Judol, AKP Joko: Tetap Diproses dan Wajib Lapor, Terduga Pelaku AR: Tidak ada Uang Damai

Senin, 27 April 2026 - 18:22 WIB

Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai

Berita Terbaru

Breaking News

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:51 WIB