Jalan Tarumajaya Raya Dibiarkan Tergenang, Warga Turun Tangan Tambal Lubang, Pemerintah Bekasi ke Mana?

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, TeropongRakyat.co — Jalan Tarumajaya Raya, Desa Setiamulya, Kecamatan Tarumajaya, kembali menjadi bukti telanjang bagaimana instansi terkait seolah tutup mata terhadap kondisi infrastruktur yang makin memprihatinkan. Tanpa hujan sekalipun, badan jalan tetap tergenang air. Selokan yang seharusnya mengalirkan air justru berubah menjadi kubangan lumpur akibat tidak pernah disentuh perbaikan. Selasa, (9/12/2025).

Yang lebih ironis, warga harus turun tangan sendiri menambal jalan yang bolong karena dibiarkan rusak dari tahun ke tahun. Salah satunya Heri, warga setempat yang terpaksa mengambil peran pemerintah demi keselamatan pengguna jalan. Dengan modal kolektif dari para pengendara, ia menambal lubang-lubang yang semakin hari semakin menganga.

Baca Juga:  Panglima TNI Antar Presiden Prabowo Dalam Kunjungan Luar Negeri Perdana

“Saya nolong orang bang begini, kalau ada yang kasih yaudah. Kalau nggak ada ya gapapa, nggak dipaksain,” ucap Heri kepada Redaksi TeropongRakyat.co.

Kondisi ini menampar keras wajah Pemerintah Kecamatan Tarumajaya maupun Pemkab Bekasi yang dinilai abai terhadap tanggung jawab dasar, menyediakan jalan layak bagi masyarakat. Warga mempertanyakan sejauh mana keseriusan aparat terkait dalam mengawasi, merawat, dan memperbaiki fasilitas umum yang justru menjadi nadi aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Kapolsek Kali Baru Cilincing, Peduli Anak Yatim Piatu

Di tengah anggaran daerah yang terus diklaim meningkat setiap tahun, pertanyaan mendasar muncul: mengapa jalan utama masih harus diperbaiki oleh warga, bukan oleh pemerintah? Sampai kapan publik harus menunggu aksi nyata, bukan sekadar janji dan laporan seremonial?

Tarumajaya butuh tindakan cepat, bukan sekadar wacana. Karena setiap hari jalan ini membuktikan bahwa kelalaian pemerintah bukan hanya menyulitkan warga, tapi membahayakan keselamatan mereka.

Berita Terkait

Dugaan Penimbunan Solar di Banyumas Disorot, Muncul Dugaan Oknum Terima “Upeti”
Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Banyumas Disorot, Tim Media dan BPAN Pertanyakan Profesionalitas Tipidter
Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi
Warga Rorotan Tolak Rencana Pembangunan Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan
Permintaan Spot Menguat, Bitcoin Kembali Tembus US$81.000
Polres Malang Tangkap Pria Diduga Aniaya Wanita Usai Janjikan Kerja
KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:14 WIB

Dugaan Penimbunan Solar di Banyumas Disorot, Muncul Dugaan Oknum Terima “Upeti”

Senin, 21 September 2026 - 18:55 WIB

Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Banyumas Disorot, Tim Media dan BPAN Pertanyakan Profesionalitas Tipidter

Senin, 21 September 2026 - 04:48 WIB

Stafsus Menteri Agama Turun ke Tangerang, Pastikan GKPI Mauk Sepatan Bisa Ibadah Lagi

Minggu, 20 September 2026 - 16:13 WIB

Warga Rorotan Tolak Rencana Pembangunan Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Sabtu, 19 September 2026 - 22:36 WIB

Pam TPS Pilkades Setu, Wadir Binmas: Kenali Situasi dan Jangan Keluar dari Fungsi Pengamanan

Berita Terbaru

Maritim

Secara Bertahap Mulai Memulihkan Kegiatan Operasional

Senin, 21 Sep 2026 - 21:57 WIB