Mundur dari DPR dan PDIP Johan Budi Balik Kandang, Aktivis 98: Independensinya Dipertanyakan?

- Jurnalis

Rabu, 18 September 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – TeropongRakyat.co || Siapa tak kenal mantan jubir Lembaga Antirasuah yang sempat menduduki empuknya kursi Dewan di Komisi III. Sangat mengejutkan tiba-tiba Johan Budi Sapto Pribawo mengaku sudah mundur dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) gegara mengikuti selesi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kini saya sudah naik pangkat,  menjadi rakyat.

Saya sudah mundur secara resmi ya, sekarang nunggu keppres dari Presiden, sudah dikirim oleh Ketua DPR kepada Presiden. Saya juga sudah dapat surat dari Ketua Umum PDIP, Bu Megawati Soekarnoputri tentang pengunduran diri saya sebagai anggota partai,” kata Johan Budi usai mengikuti tes wawancara seleksi capim KPK di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa, 17 September 2024.

Baca Juga:  Terkait Ajudan Presiden Prabowo Subianto, Begini Kata KSP.

“Sekarang status saya naik pangkat, kalau kemarin wakil rakyat, sekarang saya jadi rakyat,” ujar Johan Budi melalui pesan singkat WhatsApp kepada TeropongRakyat.co, Rabu (18/09).

Terpisah, aktivis 98 Kamper mengatakan, “Perlu diketahui, Johan Budi merupakan mantan Juru Bicara KPK. Dia menjadi salah satu dari 20 orang yang berhasil lolos mengikuti tes kesehatan dan wawancara seleksi capim KPK periode 2024-2029”.

Baca Juga:  Lemahnya Aparat Penegak Hukum (APH) Dalam Memberangus Mafia Migas

“Dia, kata Kamper, Mantan anggota Komisi III DPR RI, yang menjadi pertanyaan besar dimana independesi ketika menjadi pimpinan KPK?. Hal ini mengingat Johan Budi yang memiliki latar belakang sebagai politikus, “kata Kamper mempertanyakan.

“Perlu diketahui, Sebelumnya, Pansel Capim KPK mengumumkan sebanyak 20 orang lulus tes profile assesment pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029. Salah satunya, politisi PDIP yang juga mantan Juru Bicara KPK, “pungkas Kamper.

Berita Terkait

Menguji Integritas yang Alpa: Mungkinkah Legalitas Wapres Gibran Runtuh?
Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus
Dosen UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anggota Senkom Kota Pasuruan soal Keamanan Transaksi Elektronik
S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan
Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Guruh Sukarnoputra, Tokoh Budaya dan Putra Tokoh Proklamator Berpulang, PEWARNA Indonesia Sampaikan Duka Mendalam
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Keluarga Mohon Doa dan Maaf
Rumondang M Sitompul Kehadiran Perempuan Kristen Penting Dalam Politik Indonesia

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:51 WIB

Menguji Integritas yang Alpa: Mungkinkah Legalitas Wapres Gibran Runtuh?

Minggu, 27 September 2026 - 15:35 WIB

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus

Minggu, 27 September 2026 - 09:42 WIB

Dosen UPN Veteran Jawa Timur Edukasi Anggota Senkom Kota Pasuruan soal Keamanan Transaksi Elektronik

Sabtu, 26 September 2026 - 17:06 WIB

S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:50 WIB

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Berita Terbaru