Virus Human Metapneumovirus (HMPV) Ditemukan di Indonesia, Menkes Imbau Masyarakat Tetap Tenang

- Jurnalis

Rabu, 8 Januari 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Virus Human Metapneumovirus (HMPV), yang baru-baru ini dilaporkan merebak di China, kini ditemukan di Indonesia. Seluruh kasus yang terdeteksi melibatkan anak-anak. Menanggapi hal ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat untuk tidak panik, mengingat HMPV bukanlah virus baru dalam dunia medis. Rabu, (08/01/2025).

“HMPV sudah lama ditemukan di Indonesia. Kalau dicek, ada beberapa anak yang terkena HMPV,” ujar Menkes di Jakarta, Senin (6/1).

Menkes menjelaskan, virus HMPV berbeda dengan COVID-19. Menurutnya, HMPV adalah virus lama dengan karakteristik mirip flu, dan sistem imun manusia sudah mengenalnya sejak lama.

“Berbeda dengan COVID-19 yang baru muncul beberapa tahun lalu, HMPV adalah virus lama yang sudah ada sejak 2001 dan telah beredar ke seluruh dunia. Selama ini tidak ada kejadian luar biasa terkait virus ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Bau Tak Sedap di Kolong Tol Sungai Bambu, Warga Mengeluh!

Terkait pemberitaan tentang meningkatnya kasus HMPV di China, Menkes menegaskan bahwa informasi tersebut tidak akurat. Peningkatan kasus flu biasa di negara empat musim seperti China sering terjadi saat musim dingin.

“Saya sudah lihat datanya, yang naik di China itu bukan HMPV, melainkan tipe H1N1 atau flu biasa. HMPV itu hanya peringkat ketiga di China dalam hal prevalensi,” tambah Menkes.

Budi menegaskan bahwa HMPV bukanlah virus mematikan. Virus ini memiliki gejala mirip flu biasa seperti batuk, demam, pilek, dan sesak napas, dan sebagian besar pasien akan pulih tanpa perawatan khusus.

Baca Juga:  Raja Ampat: Empat Izin Pertambangan Dicabut, Satu Dipertahankan di Tengah Kekhawatiran Pelanggaran HAM

Penularan HMPV mirip dengan flu lainnya, yakni melalui droplet dari individu yang terinfeksi. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu tetap perlu waspada.

Menkes mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, cukup istirahat, mencuci tangan rutin, memakai masker saat sakit, dan berkonsultasi dengan tenaga medis jika muncul gejala.

“Yang terpenting adalah tetap tenang dan waspada. Dengan mengikuti protokol kesehatan 3M: menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker, kita dapat mengatasi virus ini dengan baik,” tutup Menkes.

 

Sumber Berita: Kementerian Kesehatan RI

Berita Terkait

Audiensi di WaliKota Jakut, Wali Kota Tegaskan Depo Kontainer di Rorotan Tak Bisa Berizin
Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga
Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus
Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi
Rutinitas Pengajian Malam Jumat Bersama Ustaz Watim Miharja, Pererat Silaturahmi Warga Puspasari
Kakanwil Ditjenpas Jabar Buka Suara soal Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Sebut Bangunan Fasilitas Lengkap sebagai Rumah Dinas
Wartawan Senior Sjamsul Kahar Berpulang, Dunia Pers Aceh Kehilangan Tokoh Penting

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 00:41 WIB

Audiensi di WaliKota Jakut, Wali Kota Tegaskan Depo Kontainer di Rorotan Tak Bisa Berizin

Senin, 28 September 2026 - 10:14 WIB

Sampah Menumpuk di Akses Marunda, Bau Menyengat Mulai Resahkan Warga

Minggu, 27 September 2026 - 15:35 WIB

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus

Sabtu, 26 September 2026 - 12:50 WIB

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Jumat, 25 September 2026 - 10:25 WIB

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Disorot, DPR Tegaskan Tak Boleh Ada Perlakuan Istimewa untuk Napi

Berita Terbaru