Trotoar Jalan Pelumpang Jadi TPS Liar, DLH dan Pemda Koja Dinilai Lalai

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Pemandangan memprihatinkan kembali terlihat di sepanjang Jalan Pelumpang, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Pada Kamis malam, 1 Januari 2026, tumpukan sampah tampak memenuhi trotoar di hampir setiap ruas jalan, menciptakan kesan kumuh dan tidak terurus di salah satu jalur utama kawasan tersebut.

Ironisnya, kondisi ini bukan peristiwa sesaat. Sampah-sampah terlihat menumpuk setiap malam, seolah trotoar difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah liar. Tidak tampak adanya bak penampungan yang memadai, sementara sampah dibiarkan berserakan tanpa penanganan. Bahkan di momen pergantian tahun, yang seharusnya menjadi perhatian khusus kebersihan kota, kondisi tersebut tetap dibiarkan.

Baca Juga:  KPK Apresiasi Sayembara Rp8 Miliar untuk Tangkap Harun Masiku: "Partisipasi Masyarakat dalam Pemberantasan Korupsi"

Redaksi TeropongRakyat.co juga menemukan tumpukan sampah menggunung tepat di depan halte, lokasi yang semestinya menjadi area publik yang bersih dan nyaman bagi masyarakat. Situasi ini jelas mengganggu pejalan kaki, merusak estetika kota, serta berpotensi menimbulkan bau dan penyakit.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta Utara bersama unsur Pemerintah Daerah setempat, mulai dari kelurahan hingga kecamatan, dinilai lalai dan minim pengawasan. Tidak adanya kontrol rutin dan tindakan tegas memperlihatkan lemahnya tanggung jawab dalam menjaga kebersihan wilayah, terlebih Jalan Pelumpang merupakan akses utama dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.

Baca Juga:  Sakti Wahyu Trenggono Lebih Baik Dipanggil KPK, Bukan Dipanggil Kartanegara

Masyarakat pun mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan sampah yang terus berulang. Tanpa langkah nyata dan pengawasan ketat, trotoar publik dikhawatirkan akan terus berubah menjadi tempat sampah raksasa yang mencoreng wajah Jakarta Utara.

Berita Terkait

Karut Marut Truk Kontainer di Tanjung Priok: Macet, Kecelakaan, dan Pertanyaan Besar Soal Tanggung Jawab
Kepergian Vidi Aldiano Tinggalkan Duka Mendalam, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat
ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil
Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga
Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu
Ketua LAPAN, Andre M Pelawi : Aparat Penegak Hukum Harus Saling Menghormati dan Bijaksana
KERUNTUHAN PROFESI ADVOKAT: Kriminalisasi Advokat Hendra Sianipar
Mahasiswa HMI Kota Bogor Gelar Aksi di Depan Istana, Desak Presiden Bersikap atas Konflik Timur Tengah

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 21:34 WIB

Karut Marut Truk Kontainer di Tanjung Priok: Macet, Kecelakaan, dan Pertanyaan Besar Soal Tanggung Jawab

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:29 WIB

ASAD dan LDII Gandeng Senkom Serta Perguruan Silat Kota Pasuruan Berbagi Takjil

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:25 WIB

Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:24 WIB

Ramadhan Penuh Kepedulian, Polres Metro Jakpus dan Polsek Kemayoran Gelar Buka Bersama, Berbagi Takjil dan Santunan Anak Yatim-Piatu

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:43 WIB

Ketua LAPAN, Andre M Pelawi : Aparat Penegak Hukum Harus Saling Menghormati dan Bijaksana

Berita Terbaru