DPP HMTM MP Berkolaborasi Dengan Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Kosasih Dalam Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Tani Ter-Integrasi

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret:teropongrakyat.co

BANDUNG, teropongrakyat.co —– Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (DPP HMTN MP) Bersama jajaran berkunjung dan silaturrahmi menemui Mayjen TNI Kosasih Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi.

Kunjungan dan silaturrahmi ini dalam rangka Koordinasi serta meminta masukan berupa arahan dan Petunjuk ke Mayjen TNI Kosasih bahwa DPP HMTN MP sukses melakukan Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Ter Integrasi di Desa Bojong Kerta Kecamatan Warung Kiara Sukabumi Kabupaten Jawa Barat.

“Alhamdulillah hari ini kita DPP HMTN MP bersama jajaran bisa bertemu dan diskusi dengan bapak Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, HMTN MP siap berkolaborasi dengan Bataliyon Ketahanan Pangan ” Ucap Ketua Umum DPP HMTN MP Asril Naska di Kodam III/Siliwangi Jalan Aceh No. 69, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Disebutkannya, Program Pemberdayaan Masyarakat Tani Nusantara Ter Integritas di Desa Bojong Kerta Kecamatan Warung Kiara Sukabumi Kabupaten Jawa Barat sebelum ini disambut antusias oleh kelompok tani di sana.

“Insya Allah pak Pangdam kedepannya kita masih menggarap sebanyak 100 hektar lagi jagung hyibrida. Target kita bisa mencapai target 400 hektar, ” tambah Asril Naska.

Ditambahkannya, Pemberdayaan Masyarakat Tani Ter Integrasi ini upaya untuk meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan masyarakat tani melalui pendekatan holistik dan terintegrasi.

Baca Juga:  Prabu JayaBaya

” Beberapa strategi dilakukan DPP HMTN MP yaitu pendidikan dan pelatihan, akses teknologi, pengorganisasian, pemasaran, kemitraan, pengelolaan SDA, pengembangan infrastruktur, dan pengakses keuangan, ” tambah Asril Naska lagi.

Contoh Program di atas sebutnya seperti program pertanian terpadu yakni program yang mengintegrasikan pendidikan, pelatihan, dan akses teknologi untuk meningkatkan produksi dan pendapatan masyarakat tani.

Program kemitraan agribisnis yaitu program membentuk kemitraan antara masyarakat tani, perusahaan, dan pemerintah. Program pengelolaan sumber daya alam yaitu program membantu masyarakat tani mengelola SDA secara berkelanjutan.

“Kita memiliki visi “Bangun Tani, Bangun Desa, Bangun Bangsa” untuk mewujudkan Petani Sejahtera dan Negara Kuat. HMTN MP mendukung Program Program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto sebuah visi misi terdiri dari delapan pilar strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yaitu memperkokoh ideologi pancasila, demokrasi, dan HAM, memantapkan sistem pertahanan dan keamanan nasional, meningkatkan lapangan kerja berkualitas, memperkuat pembangunan SDM, melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi, membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, reformasi politik, hukum, dan birokrasi, menjaga harmoni dengan alam dan budaya, ” tutur Asril Naska.

Sementara itu Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih mengatakan siap berkolaborasi dengan HMTN MP untuk mensukseskan Ketahanan Pangan Nasional.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Bekasi Sukses Raih Penghargaan Indeks Pembangunan Statistik

“Untuk mensukseskan ketahanan pangan nasional ada beberapa strategi diantaranya meningkatkan produktivitas pertanian yaitu Meningkatkan produksi pangan lokal. Kemudian penguatan infrastruktur artinya kita membangun dan meningkatkan infrastruktur pertanian. Kemudian pembangunan lumbung pangan untuk menyimpan hasil panen dan mengurangi kerugian pasca panen. Kemudian akses pembiayaan yakni meningkatkan akses petani ke pembiayaan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas. Penguatan cadangan pangan nasional, ” ucap Pangdam III/Siliwangi yang resmi menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, menggantikan Mayjen TNI Dadang Arif Abdurachman ini.

Kemudian Mayjen TNI Kosasih lulusan Akademi Militer tahun 1993, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) di Kementerian Sekretariat Negara ini menambahkan selain itu, pemerintah juga berfokus pada program-program seperti Desa Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman, (B2SA), Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan sehat dan bergizi.

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yakni Meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat desa melalui koperasi. Dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yaitu meningkatkan kualitas SDM sejak dini.

“Dengan strategi dan program-program tersebut, diharapkan Ketahanan Pangan Nasional dapat tercapai, ” tutup Mayjen TNI Kosasih.

Penulis : AFRIL

Berita Terkait

Kabid Humas dan Media DPC GMNI Jaktim Apresiasi Langkah KPK Berantas Mafia Tanah
Kapolsek Kemayoran Perluas Sinergi Pendidikan, Program Bapak Asuh Polri Menyasar SMK Taman Siswa 1
Unit Tipidter Polres Tasikmalaya Ambil Alih Penyelidikan Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi
Tidak Boleh Diam Saja – Prianto Desak Presiden & Lembaga Penegak Hukum Beri Ketegasan Soal Aktivitas PT NPR DI PPKH SK 281
Batas Desa Tak Boleh Jadi Bom Konflik, Puspolrindo Dukung Tegas Langkah Kemendagri
Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor
Bantuan Pangan Disalurkan, 3.397 Warga Utan Panjang Terima Beras
IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Minta Batas Jelas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Aturan Kuasa Wajib Pajak

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:28 WIB

Kabid Humas dan Media DPC GMNI Jaktim Apresiasi Langkah KPK Berantas Mafia Tanah

Kamis, 17 September 2026 - 08:28 WIB

Kapolsek Kemayoran Perluas Sinergi Pendidikan, Program Bapak Asuh Polri Menyasar SMK Taman Siswa 1

Rabu, 16 September 2026 - 22:59 WIB

Unit Tipidter Polres Tasikmalaya Ambil Alih Penyelidikan Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi

Rabu, 16 September 2026 - 10:51 WIB

Tidak Boleh Diam Saja – Prianto Desak Presiden & Lembaga Penegak Hukum Beri Ketegasan Soal Aktivitas PT NPR DI PPKH SK 281

Selasa, 15 September 2026 - 23:00 WIB

Batas Desa Tak Boleh Jadi Bom Konflik, Puspolrindo Dukung Tegas Langkah Kemendagri

Berita Terbaru