Lulusan Sespimti dan Sespimen 2024 Diharapkan Jadi Ikon Kebhinekaan

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Teropongrakyat.co – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menutup pendidikan Sespimti Dikreg ke-33 dan Sespimen Dikreg ke-64 Tahun Ajaran 2024. Turut hadir dalam acara sejumlah pejabat utama Mabes Polri dan tentunya Kepala SSP Lemdiklat Polri Irjen. Pol. Chrysnanda Dwilaksana.

Dalam sambutannya, Irjen. Pol. Chrysnanda menyatakan bahwa pendidikan Sespimti dan Sespimen dilakukan guna menghasilkan sosok pemimpin nasional yang memiliki kemampuan manajerial dan operasional. Sebab, hal itu sangat dibutuhkan dalam kepemimpinan strategis pada institusi Polri, kementerian, maupun lembaga.

“Sespimti Polri diharapkan menghasilkan pemimpin tingkat menengah yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern dalam keutamaannya bagi kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban yang transformatif, kolaboratif, proaktif, dan problem-solving,” ujarnya dalam sambutan, Kamis (29/8/24).

Baca Juga:  Sri Mulyani Kaget! Warga Beli Elpiji 3 Kg di Pasaran Rp 20.000 Yang Seharusnya Hanya Rp 12.750

Ia menyebut, sesuai dengan tema tahun ini, peserta didik Sespimti dan Sespimen diharapkan bisa mewujudkan pemimpinan tingkat tinggi dan menengah Polri, kementerian, dan lembaga yang prediktif, responsibilitas, transparansi, serta berkeadilan (PRESISI). Dengan begitu, dapat memberikan pelayanan terbaik menuju Indonesia maju.

Dijelaskannya, dalam periode tahun ini terdapat peserta didik dari Polri 76 orang, Reguler 74 orang, Program Matrikulasi Penyesuaian 2 orang, dan TNI 19 orang. Dari TNI sendiri terbagi menjadi Angkatan Darat 7 orang, Angkatan Laut 6 orang, dan Angkatan Udara 6 orang.

Baca Juga:  Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan Beri Peringatan Keras ke Pihak Asing yang Berani Singgung Indonesia: Tidak Hanya Berbicara!

Seluruh peserta itu, ujarnya, telah mendapatkan penekanan mengenai moralitas, penyingnya kejujuran dan keadilan. Mereka juga mempelajari mengenai pengendalian diri dengan adanya kesadaran, tanggung jawab, disiplin.

“Membangun kepekaan, kepedulian, dan bela rasa bagi kemanuasiaan, keteraturan sosial, dan keberadaban,” ungkapnya.

Terakhir, para peserta didik juga telah ditekankan mengenai kepempinan dengan profesional, cerdas, dan modern. Dengan begitu, diharapkan mereka yang telah mengikuti pendidikan dapat menjadi ikon kebhinekaan, toleransi, anti korupsi, dan anti narkoba.

Jody

Lulusan Sespimti dan Sespimen 2024 Diharapkan Jadi Ikon Kebhinekaan - Teropong Rakyat

Berita Terkait

Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan Polsek Koja, Polisi Bantah Salah Tangkap dan Kekerasan
Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah
MAULID NABI MUHAMMAD SAW: WARGA SUNTER KANGKUNGAN TELAGA MURNI 2 BERSHOLAWAT DAN MEMPERERAT SILATURAHMI
Ketua Kelompok Tani Sejahtera Maju Jaya Minta Ketum HMTN-MP Asril Naska Turun ke Lahan Sengketa 415 Hektare
22 Tahun Menggunung, TPS Ilegal Nagrak Jadi Cermin Carut-Marut Pengelolaan Sampah Jakarta, Pansus DPRD DKI Tinjau Langsung!
Selamat Nur Kharisma sebagai Presma Jayabaya Didikan Farid Sudrajat Periode 2026–2027
Liburan Sambil Ibadah! Grand Soll Marina Hotel Tangerang Buka Trip Religi ke Makam Abuya Uci Cilongok
Diduga Bandar Tramadol di Tanah Abang Diamankan Polda Metro Jaya, Rere dan Sejumlah Rekannya Ikut Diperiksa

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:34 WIB

Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan Polsek Koja, Polisi Bantah Salah Tangkap dan Kekerasan

Kamis, 3 September 2026 - 22:46 WIB

Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah

Kamis, 3 September 2026 - 21:39 WIB

MAULID NABI MUHAMMAD SAW: WARGA SUNTER KANGKUNGAN TELAGA MURNI 2 BERSHOLAWAT DAN MEMPERERAT SILATURAHMI

Kamis, 3 September 2026 - 15:47 WIB

Ketua Kelompok Tani Sejahtera Maju Jaya Minta Ketum HMTN-MP Asril Naska Turun ke Lahan Sengketa 415 Hektare

Kamis, 3 September 2026 - 08:01 WIB

22 Tahun Menggunung, TPS Ilegal Nagrak Jadi Cermin Carut-Marut Pengelolaan Sampah Jakarta, Pansus DPRD DKI Tinjau Langsung!

Berita Terbaru