Ratusan Massa Aksi Duduki Bendungan Lahor, PJT I Longgarkan Akses Kendaraan Usai Dialog

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Aksi damai yang diikuti sekitar 400 massa dari Kabupaten Malang dan Blitar di Bendungan Lahor, Desa Karangkates, Kabupaten Malang, Sabtu (1/8/2026), berakhir dengan kesepakatan sementara. Setelah melalui dialog antara perwakilan massa, Perum Jasa Tirta (PJT) I, serta aparat keamanan, akses perlintasan Bendungan Lahor akhirnya dibuka kembali bagi kendaraan roda dua dan mobil pribadi pada jam-jam tertentu.

Aksi yang dimulai sejak pagi tersebut dipimpin Hadi Wiyono atau Cak Dur selaku Koordinator Lapangan NVNJ Kabupaten Malang bersama Geni dari LSM GIBM Blitar. Massa menolak pembatasan akses di puncak Bendungan Lahor serta menuntut penghapusan retribusi yang selama ini diberlakukan.

Sejak pukul 10.30 WIB, massa melakukan long march menuju portal Bendungan Lahor sambil membawa bendera Merah Putih, bendera organisasi, dan sejumlah spanduk berisi tuntutan. Dalam orasi, para peserta aksi meminta akses Bendungan Lahor tetap dibuka sebagai jalur penghubung strategis Malang–Blitar yang dinilai sangat penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Sinergi TNI - POLRI, Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

Perwakilan warga terdampak juga menyampaikan keberatan atas pembatasan akses yang dinilai menyulitkan mobilitas masyarakat sekitar. Mereka meminta pemerintah dan PJT I membuka kembali jalur tersebut tanpa pungutan.

Ratusan Massa Aksi Duduki Bendungan Lahor, PJT I Longgarkan Akses Kendaraan Usai Dialog - Teropong Rakyat

Situasi sempat memanas ketika massa meminta perwakilan PJT I menemui peserta aksi. Bahkan, massa sempat membakar ban bekas sebagai bentuk protes. Sekitar pukul 13.29 WIB, sebagian peserta aksi membuka pagar pembatas perlintasan dan menduduki kawasan Bendungan Lahor.

Direktur Umum PJT I, Dr. Ir. Fahmi Hidayat, ST., MT., dalam dialog bersama perwakilan massa menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan dilakukan karena usia Bendungan Lahor telah mencapai sekitar 50 tahun sehingga diperlukan langkah pengamanan terhadap struktur bendungan. Menurutnya, PJT I telah melaporkan kondisi tersebut kepada pemerintah dan Kementerian PUPR karena bendungan merupakan aset negara yang harus dijaga keselamatannya.

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri yang hadir di lokasi menegaskan pihak kepolisian bersama TNI berkomitmen mengamankan jalannya penyampaian aspirasi agar berlangsung tertib dan kondusif.

Baca Juga:  Tulis Surat Dari Balik Penjara, Mantan Timses Anies Baswedan Singgung Soal Keadilan dan Kebenaran?

Setelah melalui koordinasi internal PJT I, pada pukul 15.53 WIB disampaikan keputusan sementara. Kendaraan roda dua dan mobil pribadi diperbolehkan melintas di Bendungan Lahor mulai pukul 04.00 hingga 22.00 WIB, sedangkan akses akan ditutup pada pukul 22.00 hingga 04.00 WIB demi menjaga keamanan struktur bendungan.

PJT I juga menetapkan sistem tapping card tetap diberlakukan. Kendaraan umum dikenakan tarif administrasi sebesar Rp1, sementara warga terdampak dapat menggunakan kartu akses khusus dengan tarif Rp0. Kebijakan tersebut bersifat sementara hingga pembangunan jalan inspeksi sebagai jalur alternatif selesai dipersiapkan bersama Pemerintah Kabupaten Malang.

Pengamanan aksi melibatkan ratusan personel gabungan dari Polres Malang, Kodim 0818 Kabupaten Malang, Brimob, Dinas Perhubungan, serta petugas keamanan PJT I. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung kondusif dan massa membubarkan diri sekitar pukul 16.05 WIB setelah hasil mediasi diumumkan.

Berita Terkait

Tembus Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Salurkan 2 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik di Kabupaten Puncak
Kapolres Priok hadiri, Soft Launching Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok, Wujud Kesiapan Pelabuhan Modern untuk Mendukung Efisiensi Logistik Nasional
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
Viral di Media Sosial, Polisi Selidiki Dugaan Perbuatan Asusila di Pinggiran Sungai Brantas Malang
Polsek Kawasan Sunda Kelapa Perkuat Pelayanan dan Pengamanan Wisatawan Kepulauan Seribu di Dermaga Kali Adem
Quick Service Samsat Talangagung Terus Diperkuat, Urus STNK 5 Tahunan Makin Cepat
Menembus Tebing Demi Kemanusiaan, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi jenazah terakhir, tiga Korban Penembakan OPM di Yahukimo

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Tembus Medan Ekstrem, Koops TNI Habema Berhasil Salurkan 2 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Tiga Distrik di Kabupaten Puncak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:28 WIB

Kapolres Priok hadiri, Soft Launching Terminal 2 Petikemas Tanjung Priok, Wujud Kesiapan Pelabuhan Modern untuk Mendukung Efisiensi Logistik Nasional

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:23 WIB

JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:19 WIB

JJOS Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan Wilayah, Situasi Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Ratusan Massa Aksi Duduki Bendungan Lahor, PJT I Longgarkan Akses Kendaraan Usai Dialog

Berita Terbaru