Harga BTC IDR Diprediksi Menghadapi Volatilitas Tinggi, Matrixport Berikan Peringatan

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2024 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Matrixport, perusahaan analisis pasar kripto, memperingatkan adanya kemungkinan pergerakan harga Bitcoin yang tidak stabil dalam waktu dekat. Berdasarkan analisis terbaru, mereka menemukan adanya pola penurunan harga Bitcoin, meskipun sesekali terlihat tanda-tanda pemulihan.

Salah satu faktor penting yang diperhatikan adalah kebijakan Federal Reserve terkait suku bunga.  Pandangan dari Ketua The FED, Jerome Powell,  mengenai kemungkinan penurunan suku bunga  yang diprediksi akan membawa dampak besar bagi pasar kripto.

Tekanan Pola Segitiga Pada Harga Bitcoin

Matrixport mengidentifikasi pola segitiga dalam analisis teknikal mereka yang saat ini membatasi pergerakan harga Bitcoin.

Pola ini mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam rentang yang sempit.

Namun, ketika pola ini terpecahkan, baik ke arah atas atau bawah, pergerakan harga Bitcoin bisa mengalami lonjakan besar. Investor dan trader perlu mewaspadai potensi perubahan mendadak ini.

Baca Juga:  Prediksi Harga Bitcoin 2024: Bisakah Sentuh $100.000? Ini Analisisnya!

Pidato Jerome Powell Jadi Pusat Perhatian

Pasar kripto saat ini menanti dengan cermat pidato yang akan disampaikan oleh Jerome Powell. Kebijakan moneter Federal Reserve yang akan diumumkannya, terutama terkait penurunan suku bunga, diharapkan membawa dampak signifikan terhadap pasar, termasuk BTC IDR.

Pandangan Powell tentang kondisi ekonomi global akan menjadi acuan penting bagi pelaku pasar, khususnya dalam menentukan langkah investasi berikutnya.

Bitcoin dan Pengaruhnya sebagai Aset Makro

Matrixport juga menyoroti semakin kuatnya korelasi antara Bitcoin dengan pasar keuangan global.

Saat ini, Bitcoin tidak lagi hanya dipengaruhi oleh faktor internal kripto, tetapi juga oleh perubahan dalam kebijakan moneter, inflasi, dan situasi geopolitik global.

Baca Juga:  Mining Bitcoin di Cina: Dari Kontrol Modal Hingga Energi Terbarukan

Hal ini membuat pergerakan harga Bitcoin semakin dipengaruhi oleh tren ekonomi secara keseluruhan.

Kesimpulan

Dengan pengumuman hasil rapat FOMC yang akan segera tiba, investor perlu bersiap untuk menghadapi volatilitas yang lebih tinggi pada Bitcoin.

Pola segitiga yang ditemukan dalam analisis teknikal dan ketidakpastian kebijakan suku bunga menciptakan kondisi yang sulit diprediksi. Tetap mengikuti perkembangan terbaru di pasar kripto sangat penting untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Dengan begitu banyak faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin, investor disarankan untuk berhati-hati dan terus memantau situasi pasar global secara cermat.

Berita Terkait

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin
KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia
PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional
Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG
Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026
IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:25 WIB

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:54 WIB

KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:13 WIB

PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:11 WIB

Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:50 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia

Berita Terbaru

Breaking News

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:56 WIB