Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTTAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 Dihapus, Ketum PDIP: Terima Kasih Presiden PrabowoKomentar: 0
#TapMprs #Meluruskansejarah #Bungkarno #Hutpdip52 #Megawati #Prabowo

TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 Dihapus, Ketum PDIP: Terima Kasih Presiden Prabowo

Teropong Rakyat, 13 Januari 2025, 05:13 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta – TeropongRakyat.co ||Putri sang Proklamator yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto setelah dihapusnya TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967.

Perlu diketahui, aturan demikian berisi tentang tuduhan terhadap Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno sebagai pengkhianat. Megawati bersyukur TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 dihapus, sehingga tiduhan Bung Karno berkhianat ke negara tidak terbukti.

Dia berbicara demikian saat menyampaikan pidato pembuka HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1). “Tuduhan Bung Karno pernah berkhianat, tidak terbukti, dan batal demi hukum, karena tidak pernah ada proses hukum apa pun yang diaksanakan untuk membuktikan tuduhan tersebut,” kata Megawati.

Baca Juga:  Kababinkum TNI Hadiri Forum Group Discussion yang Digelar oleh Kejaksaan Agung RI

Putri Bung Karno itu berharap ke depan tidak lagi muncul aturan yang bermuatan politik seperti dialami Bung Karno. Megawati mengatakan keluarga besar PDIP mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota MPR RI yang menghapus TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota MPR 2019-2024,” ujar Ketua Dewan Pengarah BPIP itu.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1). Dokumentasi DPP PDIP. Megawati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia dengan dihapuskan TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 sebagai upaya pelurusan sejarah. “Ucapan terima kasih setulus-tulusnya kepada rakyat Indonesia atas pelurusan sejarah Bung Karno tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Sosok Sugianto Warga Kelurahan Temas, Sejak 2021 Berprofesi Sebagai Tukang Tambal Ban Online

Lebih lanjut, Megawati tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto setelah TAP MPRS Nomor 33 Tahun 1967 dihapus. “Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah merespons surat pimpinan MPR RI terkait tindak lanjut pemulihan nama baik Bung Karno sebagai Presiden pertama RI,” sambungnya.

Megawati dalam pidatonya mengaku sering berbicara ke Sekretariat Negara (Setneg) memprotes nasib Bung Karno yang ditahan di rumah setelah tidak menjabat Presiden RI. “Jadi kami keluarga waktu itu tidak tahu status Bung Karno itu saja, makanya saya bilang jangan, lo, orang Indonesia mau berkuasa melakukan hal-hal seperti itu lagi, menunggunya saja keadilannya lama sekali, kan, setengah abad lebih,” pungkas Megawati.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain