IDDB Resmi Menjadi Pelopor Proyek Tokenisasi Pertama di Indonesia yang Mendapatkan Persetujuan dari OJK Sandbox

- Jurnalis

Senin, 14 Oktober 2024 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 14 Oktober 2024 – PT Sejahtera Bersama Nano (SBN) resmi mencatatkan sejarah baru dengan menjadi penerbit token pertama di Indonesia yang mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk proyek tokenisasi aset kripto dengan underlying surat utang negara. Token ID Digital Bonds (IDDB) yang diterbitkan oleh SBN, resmi menjadi proyek tokenisasi obligasi pemerintah pertama yang terdaftar dalam Sandbox OJK, berdasarkan surat persetujuan No. S-514/IK.01/2024 tertanggal 8 Oktober 2024.

Proyek ini merupakan langkah inovatif untuk mendigitalisasi instrumen surat utang (obligasi) menggunakan teknologi blockchain. Proyek tokenisasi ini memungkinkan obligasi yang biasanya memiliki syarat pembelian awal dengan nominal yang cukup besar untuk kemudian dipecah dalam bentuk aset kripto untuk dapat diperdagangkan secara luas melalui platform digital, serta memperluas akses bagi investor ritel dan institusi untuk dapat berinvestasi dalam surat utang negara dengan lebih mudah.

Berdasarkan laporan dari Boston Consulting Group (BCG), disebutkan bahwa nilai pasar aset yang di tokenisasi, termasuk obligasi, diproyeksikan akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun mendatang. Menurut laporan tersebut, pasar tokenisasi aset dunia nyata diperkirakan akan tumbuh mencapai total nilai lebih dari USD $16 triliun pada tahun 2030, mencakup tokenisasi obligasi, properti, dan juga ekuitas. Teknologi tokenisasi membuka akses yang lebih luas bagi investor ritel dan institusi, meningkatkan efisiensi, transparansi, dan mengurangi biaya perdagangan aset.

Baca Juga:  Perkuat Ekosistem Astra Financial, Astra Life Sukses Catat 2,3 Juta Tertanggung

Gumarus Dharmawan William, selaku Chief Executive Officer PT Sejahtera Bersama Nano (SBN), menyatakan, “Ini adalah langkah besar bagi Indonesia. OJK telah membuat sejarah sebagai regulator keuangan pertama di Indonesia dan bahkan Asia Tenggara yang memberikan kesempatan untuk menjalankan proyek tokenisasi surat utang negara. PT Sejahtera Bersama Nano melalui produknya, ID Digital Bonds (IDDB) saat ini telah resmi masuk ke dalam sandbox OJK dan menjadi pionir di Indonesia dengan obligasi INDON34 sebagai underlying asetnya.”

Obligasi seri INDON34 yang diterbitkan dalam denominasi US Dollar sebelumnya hanya dapat diakses oleh investor dengan minimum pembelian USD $200.000 (sekitar 3,1 miliar rupiah). Dengan adanya tokenisasi melalui IDDB, akses terhadap instrumen ini menjadi lebih luas, dengan minimum pembelian hanya sebesar USD $1.000 (sekitar 15,5 juta rupiah) per token, menjadikan IDDB token lebih inklusif bagi investor dari berbagai lapisan masyarakat. 

“Inovasi tokenisasi yang kami hadirkan bersama IDDB merupakan langkah strategis untuk membawa perubahan dalam pasar obligasi di Indonesia. Kami bangga dapat berkolaborasi dalam menciptakan produk ini yang diharapkan dapat meningkatkan capital inflow ke dalam negeri dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Billy Surya Jaya, Direktur Utama Nanovest.

Baca Juga:  Revelina Sihombing: Mengukir Mimpi Melalui Digital Marketing

Selama 12 bulan ke depan, IDDB akan menjalani fase pengujian di Sandbox OJK sebelum mendapatkan regulasi secara penuh. Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara SBN sebagai penerbit token, Nanovest sebagai Indonesian crypto exchange dengan lisensi saat ini sebagai calon pedagang fisik aset kripto (CPFAK), STAR Asset Management sebagai mitra manajer investasi, serta Bank Sinarmas sebagai kustodian.

Hanif Mantiq, Direktur Star Asset Management, yang bertindak sebagai mitra manajer investasi dalam proyek ini, mengatakan, “Inovasi tokenisasi ini membuktikan bahwa kripto dan obligasi negara dapat bersinergi secara harmonis, menawarkan opsi investasi yang lebih aman dan terjangkau. Investor kripto kini memiliki kesempatan untuk berinvestasi di surat utang negara dengan kemudahan yang sama seperti saat mereka berinvestasi di aset kripto. Hal ini menegaskan bahwa meskipun investasi kripto semakin populer, surat utang negara tetap relevan dan menarik bagi investor muda”

Proyek tokenisasi ini tidak hanya bertujuan untuk modernisasi pasar modal Indonesia, tetapi juga berupaya untuk meningkatkan inklusi keuangan, membuka peluang bagi lebih banyak investor baik dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam instrumen keuangan di Indonesia. Informasi lebih lanjut tentang ID Digital Bonds dan perkembangan proyek ini, kunjungi https://www.iddb.finance/id

Berita Terkait

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin
KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia
PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional
Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan
Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia
Skandal Izin di Pati Terkuak: Penggilingan Batu Diduga Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa OSS & PBG
Mikutopia Promo Separo, Diskon Tiket 50 Persen Bagi Pelajar se-Kota Batu, Mulai 18 Mei – 5 Juni 2026
IAPI Dorong Standar Asurans Keberlanjutan di Indonesia, Fokus pada Transparansi dan Kredibilitas Laporan ESG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:25 WIB

Vn Clothes: Toko Terpercaya Sepatu, Baju, Sweater & Topi Merek Ternama Keaslian Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:54 WIB

KRISTAInterFOOD 2026 Siap Tampil Lebih Besar, Perkuat Posisi sebagai Platform F&B Indonesia

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:13 WIB

PIK 2 Jadi Rumah Baru KRISTAInterFOOD 2026 KRISTAInterFOOD Tegaskan Posisi sebagai Platform F&B Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:11 WIB

Jennyhouse Perkuat Kolaborasi dengan Storm K Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Industri Kecantikan

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:50 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah di Tengah Turunnya Surplus Perdagangan Indonesia

Berita Terbaru