Dari Silat Hingga Santunan: Gebyar Budaya Sanggar Sinlamba Batavia Sentuh Hati Warga Sunter Jaya

- Jurnalis

Minggu, 9 November 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -(teropongrakyat.co) Dalam semangat merayakan enam tahun perjalanan penuh dedikasi, Sanggar Sinlamba Batavia menghadirkan Gebyar Budaya Hajatan Kampung Sunter Jaya di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pulo Besar Elok RT 04/RW 011, Sunter Jaya, Jakarta Utara, Minggu (9/11/2025). Acara ini memantulkan denyut budaya Betawi di tengah kota yang terus tumbuh, sekaligus menjadi ruang besar bagi warga dari berbagai latar belakang untuk merayakan keberagaman dalam satu panggung kebersamaan.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Babe H. Mukhlis selaku Pembina Yayasan Sanggar Sinlamba Batavia. Turut hadir memberi warna kebersamaan, Guru Besar Sanggar Sinlamba Batavia H. Muhammad (alm) Bin H. Gencong, bersama Ketua Umum Sanggar, Erfan Pratama. Kehadiran tokoh-tokoh publik seperti Opie Kumis, Sabar Bokir, serta suguhan musik dari band SOJ (Smile of Jamaica) membuat suasana terasa meriah seperti kampung yang sedang berpesta besar.

Sejak pagi, pantauan Dari Media menunjukkan aliran warga yang tiada henti mendatangi lokasi. Udara RTH yang sejuk berubah menjadi panggung kehidupan, tempat suara kendang, tabuhan marawis, dan sorak tepuk tangan warga berpadu menjadi harmoni yang menggembirakan.

Beragam perguruan pencak silat dari seluruh Indonesia, terutama wilayah DKI Jakarta, tampil bergantian memamerkan jurus khas mereka. Kelincahan langkah, ketegasan gerak, dan kekuatan fisik para pesilat menjadikan panggung sebagai ruang yang hidup, penuh energi dan kebanggaan terhadap seni bela diri tradisional Nusantara.

Puncak kemeriahan terjadi ketika Babe Mukhlis memperlihatkan demonstrasi tenaga dalam yang membuat penonton seakan menahan napas. Dalam atraksi tersebut, beberapa orang mencoba menyerangnya. Tanpa sentuhan, tubuh mereka terpental beberapa meter dan jatuh berguling, diiringi riuh suara kagum dari ratusan penonton yang menyaksikan langsung kemampuan luar biasa itu.

Baca Juga:  Mundur dari DPR dan PDIP Johan Budi Balik Kandang, Aktivis 98: Independensinya Dipertanyakan?

Dari Silat Hingga Santunan: Gebyar Budaya Sanggar Sinlamba Batavia Sentuh Hati Warga Sunter Jaya - Teropong Rakyat

Tak hanya silat yang mencuri perhatian. Tarian tradisional dari berbagai daerah turut mengisi panggung, mengalirkan warna Nusantara yang hangat. Ibu-ibu marawis dengan semangat membawakan irama religi yang memberi nuansa kesejukan di tengah kemeriahan.

Anak-anak dari berbagai perguruan se-DKI Jakarta pun tampil percaya diri, menunjukkan jurus-jurus dasar pencak silat yang menjadi simbol regenerasi kebudayaan. Semangat mereka menjadi tanda bahwa warisan leluhur tidak berhenti di satu generasi, tetapi terus tumbuh bersama masa depan.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Pokja PWI Walikota Jakarta Timur Rudolf Simbolon, Ketua Pokja PWI Pengadilan dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Erfan Pratama, Sekretaris Fahmy Nurdin, Bendahara Ali Hanafiah, dan sejumlah anggota PWI lainnya.

Dukungan moral datang dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB Hasbiallah Ilyas. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelestarian budaya Betawi harus terus dijaga, terutama di wilayah yang sangat beragam seperti Sunter.

“Acara seperti ini sangat baik karena memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat luas. Sunter adalah wilayah yang plural, semua suku ada di sini. Budaya Betawi menjadi simbol persatuan yang menyatukan keberagaman itu,” ujar Hasbiallah Ilyas kepada awak media.

Senada dengan itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB Hengky Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan budaya seperti ini bukan sekadar tontonan, tetapi ruang silaturahmi dan peneguhan identitas lokal.

Baca Juga:  Terkait Ajakan Tata Kelola Bersama 4 Pulau Sengketa, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Tolak Ajakan Bobby?

“Wilayah Sunter ini plural, dan Betawi merupakan simbol budaya di DKI Jakarta. Kegiatan seperti ini menjadi wadah mempererat masyarakat melalui seni dan budaya,” ujarnya.

Sebagai wujud kepedulian, acara jua diisi dengan pemberian santunan kepada 60 anak yatim. Penyerahan dilakukan langsung oleh Hasbiallah Ilyas, Hengky Wijaya, Camat Tanjung Priok Samsul Rizal, Lurah Sunter Jaya Eka Persilian Yeluma, serta Babe Mukhlis selaku tokoh sanggar.

Suasana hening dan khidmat mengalir ketika doa bersama dipanjatkan untuk keberkahan, keselamatan, dan kemajuan budaya Betawi.

Sementara ditempat yang sama Lurah Sunter Jaya Eka Prisilian Yeluma Menyampaikan Rasa bangga Atas Terselenggara kegiatan yang Menghidupkan Semangat warga dan memperkuat ikatan sosial di wilayah sunter jaya.

Kami dari pihak kelurahan sangat mendukung kegiatan seperti ini,gebyar Budaya tidak hanya menjadi ajang hiburan,tapi sarana mempererat persaudaraan menumbuhkan kebersamaan ujar lurah eka.

Enam Tahun Sinlamba Batavia, Enam Tahun Menjaga Warisan Leluhur, Tahun keenam bagi Sanggar Sinlamba Batavia bukan sekadar angka, melainkan penanda perjalanan panjang menjaga seni bela diri, budaya tradisional, dan nilai-nilai Betawi di tengah derasnya arus modernisasi. Melalui Gebyar Budaya Hajatan Kampung Sunter Jaya, pesan itu kembali ditegaskan: budaya bukan sekadar warisan, tetapi tali yang menyatukan warga, menguatkan jati diri, dan merawat rasa kebangsaan.

Acara berakhir dengan senyum, tepuk tangan, dan harapan bahwa gema budaya Betawi akan terus berdenyut di Sunter Jaya, Jakarta Utara, dan seluruh penjuru Nusantara.

 

Berita Terkait

Last Call Kapal ‘Tanto Salam’ dan First Call ‘Tanto Saudara’ Jadi Sorotan Perayaan Pergantian Tahun di Pelabuhan Tanjung Priok
Saat Pesta Kembang Api Sunyi, Masjid Istiqlal Menyambut 2026 dengan Sujud Syukur
Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi
Dorong Keberlanjutan Usaha Tuna Netra, PT Pelindo Solusi Logistik Perkuat Program PIJAR Fase 2
Tim GJ Pasuruan, Lawang Peduli Dan STRKTB Ambulance Malang Salurkan Donasi Bencana Ke Lumajang
Siap Menyambut Arus Liburan Nataru: Tanjung Priok Perkuat Fasilitas, Keamanan, dan Akses Transportasi
DPD LDII Kabupaten Malang Gelar Rakorda 2025, Matangkan Persiapan Musda 2026
Pelindo Solusi Logistik Group Wujudkan Ekonomi Hijau melalui Program TJSL MADANI

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:42 WIB

Last Call Kapal ‘Tanto Salam’ dan First Call ‘Tanto Saudara’ Jadi Sorotan Perayaan Pergantian Tahun di Pelabuhan Tanjung Priok

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:49 WIB

Saat Pesta Kembang Api Sunyi, Masjid Istiqlal Menyambut 2026 dengan Sujud Syukur

Rabu, 31 Desember 2025 - 08:14 WIB

Bukti Konsistensi Kinerja: NPCT1 Raih Tonggak 10 Juta TEUs Sejak Beroperasi

Senin, 29 Desember 2025 - 17:30 WIB

Dorong Keberlanjutan Usaha Tuna Netra, PT Pelindo Solusi Logistik Perkuat Program PIJAR Fase 2

Kamis, 25 Desember 2025 - 09:10 WIB

Tim GJ Pasuruan, Lawang Peduli Dan STRKTB Ambulance Malang Salurkan Donasi Bencana Ke Lumajang

Berita Terbaru