Belanda Kembalikan 30.000 Artefak, Tokoh Adat Usulkan Pembentukan Badan Kebudayaan Nasional – Nama Eki Pitung Menguat

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Pengembalian sekitar 30.000 artefak Indonesia dari Belanda kepada Presiden Prabowo Subianto menjadi momentum penting bagi kebangkitan budaya nasional. Sejumlah tokoh adat dan bangsawan nusantara mendorong pemerintah membentuk Badan Kebudayaan Nasional atau menambah wakil menteri kebudayaan dari kalangan praktisi adat. Senin,(29/09/2025).

Tokoh yang menyuarakan usulan ini di antaranya:

1. Dr (HC) Andi Syahriansyah A, S.Tr.Kep, Trah Sultan Bone ke-23 Sultan Ahmad Saleh La Tentri Tappu To Appaliweng.

2. Sultan Melayu Jambi Daarul Haq Said Fuad Ibnu Abdurrachman Baragbah.

3. Dr. Drs. H. Yusdi Anra, M.Pd., dari Pusat Kajian Sejarah dan Kebudayaan Melayu Jambi.

“Sekarang ada wakil menteri dari kalangan seniman. Seharusnya juga ada dari praktisi adat. Kalau tidak memungkinkan, maka bentuklah badan khusus seperti BP Migas atau Badan Gizi Nasional,” tegas Andi, Senin (29/9/2025).

Baca Juga:  PT Cocoman Klarifikasi Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi Tambang Nikel, Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Nama Eki Pitung, Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi sekaligus Kepala Badan Koordinator BAPAMA (Badan Pelaksana Amanah Musyawarah Agung Raja Sultan/Tokoh Adat Nusantara 2023), disebut layak menjadi kandidat kuat. Eki terpilih dalam musyawarah agung yang diikuti 198 tokoh adat dan kerabat kesultanan se-Nusantara di Gedung Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat.

Menurut Andi, sosok Eki memiliki rekam jejak yang jelas dalam menjaga tradisi Betawi serta membangun jejaring dengan komunitas adat di seluruh nusantara. “Eki Pitung adalah figur yang bisa menjembatani pemerintah dengan dunia adat,” ujarnya.

Baca Juga:  DPR Desak Polda Metro Jaya Tangkap, Bagaimana Nasib Firli Bahuri Mantan Bos Lembaga Antirasuah

Lebih jauh, para tokoh adat yang tergabung dalam Salatin—organisasi yang menaungi lebih dari 100 kerajaan nusantara—menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan literatur adat yang luar biasa. Penelitian mereka meliputi manuskrip kuno, arsip kolonial, hingga silsilah keluarga bangsawan.

“Sayangnya, kita sering mengutip pemikiran asing seperti Aristoteles atau Plato, padahal hukum adat kita sendiri jauh lebih kaya,” ungkap Andi.

Para tokoh menilai pengembalian artefak ini harus dijadikan tonggak baru dalam memperkuat kebijakan kebudayaan nasional. “Momentum artefak pulang ke tanah air jangan sampai hilang begitu saja. Ini kesempatan besar untuk menguatkan budaya dan identitas bangsa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Berita Terbaru