Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTApakah Israel Akan Mengakui Kemerdekaan Palestina? Sebuah Penantian Panjang Lebih dari 70 TahunKomentar: 0

Apakah Israel Akan Mengakui Kemerdekaan Palestina? Sebuah Penantian Panjang Lebih dari 70 Tahun

Teropong Rakyat, 24 September 2025, 16:19 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi
Credit by: Ilustrasi

Teropongrakyat.co, 24 September 2025 – Konflik Israel-Palestina telah membayangi politik internasional lebih dari tujuh dekade. Sejak berdirinya negara Israel pada 1948, pertanyaan mendasar yang terus menghantui dunia adalah: Apakah suatu saat Israel akan mengakui kemerdekaan Palestina?

Akar Sejarah Panjang Konflik

Pembentukan Israel setelah berakhirnya Mandat Inggris di Palestina pada 1948 memicu perang pertama Arab–Israel. Ratusan ribu warga Palestina terpaksa meninggalkan tanah mereka, peristiwa yang dikenal sebagai Nakba (malapetaka). Sejak saat itu, Palestina kehilangan sebagian besar wilayah historisnya, sementara Israel terus memperluas kendali, termasuk atas Yerusalem Timur dan Tepi Barat setelah Perang Enam Hari pada 1967.

Upaya perdamaian pernah dilakukan, salah satunya melalui Perjanjian Oslo 1993, yang melahirkan Otoritas Palestina dan membuka peluang solusi dua negara. Namun, berbagai hambatan – mulai dari pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat, isu keamanan, hingga status Yerusalem – membuat perjanjian itu tidak pernah sepenuhnya terwujud.

Baca Juga:  Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi

Tekanan Internasional dan Dukungan Palestina

Hingga kini, lebih dari 130 negara anggota PBB telah mengakui Palestina sebagai negara merdeka. Majelis Umum PBB pada 2012 juga memberikan status non-member observer state bagi Palestina. Meski begitu, Israel tetap menolak pengakuan penuh, dengan alasan keamanan dan klaim sejarah, serta dukungan politik yang kuat dari Amerika Serikat.

Jalan Buntu atau Harapan Baru?

Pengakuan Israel terhadap Palestina sering dianggap sebagai kunci perdamaian di Timur Tengah. Namun realitas politik domestik Israel, dinamika hubungan dengan negara-negara Arab, dan peran besar Washington membuat jalan menuju pengakuan penuh tampak masih jauh.

Baca Juga:  Harhubnas 2025: Pelabuhan Sunda Kelapa Berkomitmen Jadi Pelabuhan Ramah Lingkungan

Meski demikian, tren diplomasi regional menunjukkan adanya peluang. Normalisasi hubungan Israel dengan beberapa negara Arab melalui Abraham Accords sempat memunculkan spekulasi bahwa kompromi baru bisa lahir, termasuk kemungkinan membuka ruang negosiasi dengan Palestina.

Penantian yang Belum Usai

Lebih dari 70 tahun berlalu, Palestina masih menanti pengakuan yang sah atas hak kemerdekaannya. Bagi dunia internasional, pertanyaan tentang pengakuan Israel terhadap Palestina bukan sekadar masalah geopolitik, melainkan juga ujian moral atas prinsip keadilan dan hak menentukan nasib sendiri.

 

Lihat Sejarah Selengkapnya→
Artikel Terkait Sejarah
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain