Refleksi September Hitam 2026, Aktivis Pemuda dan Mahasiswa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Kamtibmas

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,teropongrakyat.co –
Sabtu, — Dalam menyikapi ramainya isu September Hitam 2026, aktivis pemuda dan mahasiswa, M. Fad, mengimbau masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk tetap menjaga solidaritas serta kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

M. Fad berharap mahasiswa tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks yang beredar di berbagai platform, baik media sosial maupun di tengah aksi penyampaian aspirasi. Menurutnya, informasi yang tidak benar berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

“Jangan terprovokasi oleh media maupun media sosial terkait hoaks-hoaks yang bertebaran, yang bertujuan menjatuhkan pimpinan, presiden, maupun pejabat kita semua,” ujar M. Fad, Sabtu (5/9/2026).

Baca Juga:  Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke -78 Kapolres Jakarta Utara Gelar Turnamen Sepak Bola Piala Kapolres Usia 9 - 13 Antar SSB

Ia menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan hal penting yang harus terus dijaga. Menurutnya, dengan persatuan yang kuat, bangsa Indonesia akan lebih mudah mencapai kemajuan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Supaya jangan terjadi konflik di masyarakat, mari masyarakat menjalin perkumpulan yang positif. Salah satunya untuk edukasi dan melakukan hal-hal yang positif,” papar M. Fad.

Lebih lanjut, M. Fad berharap pemerintah dapat lebih sering turun langsung ke tengah masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara langsung serta dicarikan solusi terbaik.

“Pemerintah harus melindungi masyarakat, menjaga dan melihat masyarakat ke bawah, menengok bagaimana masyarakat hidup, serta memberikan bantuan dan edukasi kepada masyarakat saat ini,” tuturnya.

Baca Juga:  Era Digital: Antara Profesionalisme dan Tantangan Informasi yang Tidak Terverifikasi

Ia juga meminta pemerintah untuk memastikan kondisi masyarakat secara langsung dan tidak hanya mengandalkan laporan dari pihak lain.

“Juga melihat atau turun langsung ke masyarakat, apakah mereka baik-baik saja,” imbuh M. Fad.

Menurutnya, sinergi antara masyarakat, mahasiswa, pemuda, dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif. Penyampaian aspirasi tetap penting sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, namun harus dilakukan secara tertib, bertanggung jawab, serta tidak mudah dipengaruhi informasi yang belum terbukti kebenarannya.

Berita Terkait

Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah
Wajib Halal Oktober 2026 Makin Dekat, Restoran Bisa Mulai dari Outlet yang Siap
PSM Berkolaborasi Hadirkan ASA Untuk Bangkit Bersama Pasca Bencana
Karhutla Riau, Menhut : Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani
PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan 66-2026
Dukung Pengelolaan Sampah Sungai Berkelanjutan, PT CTP TOLLWAYS Fasilitasi Operasional Barrier
Cek Karhutla Gambut Jambi, Menhut Raja Antoni : Kelalaian Kecil Bisa Berdampak Luas
PPP Jakarta Barat Gelar Musancab: Strategi Konsolidasi dan Target Kursi DPRD

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 08:28 WIB

Refleksi September Hitam 2026, Aktivis Pemuda dan Mahasiswa Imbau Masyarakat Jaga Kondusivitas Kamtibmas

Kamis, 3 September 2026 - 22:46 WIB

Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah

Kamis, 3 September 2026 - 07:30 WIB

Wajib Halal Oktober 2026 Makin Dekat, Restoran Bisa Mulai dari Outlet yang Siap

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSM Berkolaborasi Hadirkan ASA Untuk Bangkit Bersama Pasca Bencana

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Karhutla Riau, Menhut : Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani

Berita Terbaru

TNI – Polri

Misi Close Air Support AH-64 Apache Warnai SGS 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:30 WIB