Kelompok Aktivis Sosialis Serukan Masyarakat Tetap Tenang, Kritis, dan Menolak Tindakan Anarkis

- Jurnalis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,teropongrakyat.co –
Di tengah situasi nasional yang terus berkembang dan memunculkan beragam respons di tengah masyarakat, kelompok aktivis sosialis LSS menyerukan seluruh rakyat Indonesia untuk tetap tenang, kritis, dan mengedepankan sikap damai.

Seruan tersebut disampaikan oleh Ketua LSS, sebuah organisasi sosialis yang aktif menyoroti berbagai kebijakan pemerintah. Dalam keterangannya di Jakarta, ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan merupakan bagian dari kehidupan demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan kekerasan, perusakan, maupun konflik horizontal.

“Kami memahami adanya keresahan dan kekecewaan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial, ekonomi, dan politik. Aspirasi tersebut memiliki hak untuk disampaikan secara terbuka dan konstitusional. Namun, perjuangan untuk perubahan harus tetap menempatkan keselamatan rakyat dan kepentingan publik sebagai prioritas,” ujarnya.

Baca Juga:  Koramil Bantur Perkuat Sinergi Jelang HUT RI Ke-81, Koordinasi Panitia dan Seleksi Paskibra Dimatangkan

Bagi masyarakat yang menyampaikan aspirasi di ruang publik, LSS mendorong agar setiap aksi dilakukan secara tertib dan damai serta tetap menghormati hak-hak masyarakat lainnya.

Di sisi lain, aparat negara juga diharapkan mengedepankan pendekatan yang proporsional, menghormati kebebasan menyampaikan pendapat, serta memastikan keselamatan warga dalam setiap penanganan aksi di ruang publik.

Baca Juga:  Inilah Kondisi Terkini Kapten Philip Pilot Susi Air Usai Dibebaskan dari KKB

“Sebagai aktivis sosialis, kami percaya perubahan sosial tidak lahir dari amarah yang tidak terarah, melainkan dari kesadaran rakyat, solidaritas, organisasi yang kuat, dan perjuangan demokratis yang konsisten. Kritik terhadap pemerintah maupun lembaga negara tetap penting, tetapi kritik harus diarahkan pada kebijakan dan persoalan yang hendak diperbaiki, bukan pada kebencian antarkelompok,” tutupnya.

LSS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan, menolak provokasi, mencegah kekerasan, serta memastikan setiap aspirasi dapat diperjuangkan secara damai dan bertanggung jawab.

Rakyat berhak bersuara, dan rakyat juga berhak hidup aman.

Berita Terkait

Hari Kelima Belas Penanganan Gempa NTT, TNI Sudah Salurkan 990,691 Ton Bantuan
Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pengemudi Ojek Pangkalan dan Bajaj di Muara Baru
Babinsa Koramil 0818/17 Ampelgading Dampingi Penyerahan Bantuan Bibit Tebu kepada Gapoktan Desa Simojayan
Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan 3C, Balap Liar dan Tawuran
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar, 1.163 Penumpang Tujuan Surabaya
TNI Kerahkan 308 Personel Tambahan, Total 1.138 Personel Penyuluh Perkuat Penanganan Karhutla
Pemerhati Hukum Pidana Minta Pelaku Kerusuhan Usai Aksi Damai Diproses Tegas
Polri Hadir di Tengah Warga, Bersihkan Puing Pascaledakan di Panimbang

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Hari Kelima Belas Penanganan Gempa NTT, TNI Sudah Salurkan 990,691 Ton Bantuan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:01 WIB

Jaga Jakarta On The Spot, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Pengemudi Ojek Pangkalan dan Bajaj di Muara Baru

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:49 WIB

Patroli Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Sasar Titik Rawan 3C, Balap Liar dan Tawuran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perketat Pengamanan Embarkasi KM Tidar, 1.163 Penumpang Tujuan Surabaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:03 WIB

TNI Kerahkan 308 Personel Tambahan, Total 1.138 Personel Penyuluh Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru