Damkar Kabupaten Malang Soroti Maraknya Kebakaran Lahan, Masyarakat Diminta Hentikan Pembakaran Sembarangan

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_32

oplus_32

MALANG | Teropongrakyat.co – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan yang meningkat selama musim kemarau. Edukasi kepada masyarakat terus digencarkan menyusul maraknya kebakaran yang didominasi faktor kelalaian manusia (human error).

Kepala Bidang (Kabid) Damkar Kabupaten Malang, Win Haliem, mengatakan pihaknya tidak hanya fokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga mengedepankan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Kalau terjadi kebakaran memang tugas kami adalah menyelesaikan kejadian tersebut. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mencegahnya melalui edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Win Haliem, salah satu penyebab utama kebakaran yang belakangan sering terjadi adalah pembakaran sisa hasil panen, terutama di lahan tebu. Ia mengingatkan agar pembakaran tidak dilakukan sembarangan dan harus diawasi hingga api benar-benar padam.

“Kalau memang harus membakar sisa hasil panen, lakukan dengan aman. Jangan sampai api ditinggal begitu saja, apalagi jika lahan di sebelahnya belum dipanen. Pembakaran harus dijaga sampai selesai karena jika ditinggalkan dapat memicu kebakaran yang meluas,” tegasnya.

Baca Juga:  Perang ku di bawah pengaruh Rohypnol = Mansion House dan Perang PIL Koplo = Genosida Satu Generasi ?

Selain pembakaran lahan, kebakaran juga kerap dipicu pembakaran sampah pada musim kemarau. Kondisi angin yang kencang membuat bara api mudah terbawa ke lahan maupun permukiman di sekitarnya.

“Musim kemarau dengan angin yang cukup kencang membuat bara api mudah menyebar. Dua faktor dominan yang kami temukan adalah pembakaran lahan dan pembakaran sampah yang tidak diawasi,” jelasnya.

Damkar Kabupaten Malang Soroti Maraknya Kebakaran Lahan, Masyarakat Diminta Hentikan Pembakaran Sembarangan - Teropong Rakyat

Sebagai upaya pencegahan, Damkar Kabupaten Malang telah menyebarkan berbagai materi edukasi melalui media sosial, termasuk flyer berisi imbauan keselamatan. Ke depan, program penyuluhan juga akan diperluas hingga ke sekolah-sekolah agar kesadaran masyarakat dapat dibangun sejak dini.

Win Haliem menambahkan, masyarakat diharapkan segera mengingatkan apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi membahayakan lingkungan.

Baca Juga:  1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas

Di sisi lain, ia mengakui keterbatasan personel dan sarana masih menjadi tantangan dalam memberikan pelayanan di wilayah Kabupaten Malang yang merupakan kabupaten terbesar kedua di Jawa Timur.

“Saat ini kami memiliki sekitar 60 personel yang terbagi dalam empat regu dan baru didukung tiga pos pemadam. Dengan luas wilayah Kabupaten Malang, tentu masih dibutuhkan penambahan pos, personel, serta armada agar respons penanganan bisa lebih cepat,” ungkapnya.

Meski demikian, komunikasi antarpetugas terus diperkuat agar setiap laporan kebakaran dapat segera ditindaklanjuti. Ia berharap masyarakat turut berperan aktif melakukan pencegahan dini sebelum api membesar.

“Karena petugas membutuhkan waktu menuju lokasi, masyarakat diharapkan bisa melakukan upaya pengendalian awal semampunya dengan tetap mengutamakan keselamatan. Setelah itu petugas akan melanjutkan proses pemadaman,” pungkasnya.

Berita Terkait

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB
Remaja Sehat, Program AGISTA di SMKN 7 Menginspirasi Generasi Mbois Berkelas
Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga
Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga
37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026
Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar
Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar
Kebakaran Dapur RSSA Malang, Layanan Rumah Sakit Tetap Jalan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 23:08 WIB

Remaja Sehat, Program AGISTA di SMKN 7 Menginspirasi Generasi Mbois Berkelas

Minggu, 13 September 2026 - 12:41 WIB

Cek Kesehatan Gratis LDII Pakisaji Disambut Antusias Warga

Sabtu, 12 September 2026 - 18:13 WIB

Proyek APBD Rp5,5 Miliar di Pademangan Timur Diduga Abaikan K3, Papan Proyek Dipasang di Samping Rumah Warga

Jumat, 11 September 2026 - 21:32 WIB

37 Inovasi Perumda Tirta Kanjuruhan Perkuat Kabupaten Malang di IGA 2026

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Oven Korslet, Home Industri Tusuk Sate di Turen Terbakar

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB