Dibanderol Seharga Rp 20 Jutaan, Begini Spek dan Fitur Motor Listrik Honda ICON e:

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cikarang, teropongrakyat.co – Hari ini (9/10/2024) PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan dua motor listrik baru yang akan dipasarkan secara global.

Salah satu motor listrik yang diluncurkan adalah Honda ICON e: yang diplot sebagai motor listrik dengan bodi ringan yang memiliki kelincahan untuk dipakai di jalan raya.

Untuk Honda ICON e: ini sendiri dipasarkan dengan range harga Rp 28-32 juta on the road DKI Jakarta termasuk charger.

“Saat ini harganya masih kisaran. Tetapi kami pastikan harga jualnya nanti masih berada dalam kisaran harga itu. Untuk unitnya akan mulai kami distribusikan pada akhir tahun ini,” ujar Octavianus Dwi Putro, Marketing Director AHM saat acara peluncuran di Cikarang, Jawa Barat.

Dengan range harga segitu, apa saja fitur yang tersedia di Honda ICON e: ini?

Baca Juga:  Peserta GIIAS 2025 Bertambah, Ini Daftar Lengkap Brand yang Ikut Berpartisipasi

ICON e: yang mengusung konsep “Advance – Compact”, menggunakan pelek berdiameter 12 inci di depan, dan 10 inci untuk ban belakangnya.

Motor ini memiliki pijakan kaki model flat, yang di bagian bawahnya menjadi tempat menyimpan baterai.

Untuk baterainya sendiri memiliki kapasitas 30,6 Ah dengan output 48V yang dilengkapi casing berbahan aluminium yang lolos IP67 untuk ketahanan air.

Baterai dengan bobot 11,4 kg ini dapat dilepas untuk dicharge di luar motor, atau bisa juga dicharge langsung saat tertempel di motornya.

Untuk lama waktu pengisian daya baterainya diklaim 3,5 jam untuk kondisi baterai 25 % ke 75 %, dan membutuhkan Waktu 7,5 jam untuk mengisi dari kondisi 0% ke 100%.

Baca Juga:  Polytron Berikan Potongan Harga Hingga Rp5 Juta untuk Pembelian Motor Listrik

Charger nya sendiri memiliki bobot 1,3 kg dengan output maksimal 300 watt.

ICON e: memiliki dua riding mode yakni ECON untuk mode lebih irit baterai, dan STD untuk berkendara normal.

Untuk dinamo atau motor listriknya punya tenaga maksimal 1,8 KW yang bisa membuat motor melaju hingga kecepatan maksimal 55 km/ jam.

Soal jarak tempuh, dalam kondisi baterai penuh sampai habis motor ini diklaim bisa menjelajah maksimal 53 km.

Kelengkapan pendukung lainnya yang tersemat pada Honda ICON e: di antaranya USB charger pada console box, panel meter full digital, dan semua lampu menggunakan teknologi LED.

ICON e: dipasarkan dengan lima pilihan warna yakni Iconic Mint, Iconic Orange, Iconic Red, Iconic White, dan Iconic Matte Black. (Akbar)

Berita Terkait

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026
Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi
Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV
Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H
Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa
Investasi Lebih dari US$ 346 Juta Dorong Ekspansi Industri Kendaraan Listrik di Indonesia
Fun Jip Wisata Segoro Kidul di Pantai Kondang Merak Berlangsung Meriah, Forkopimda Malang Ikut Menjajal Rute Ekstrem
Jakarta Two Doors Meet 2025, Tempatnya Penggemar Mobil dua Pintu

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:05 WIB

MAHASISWA UMM WUJUDKAN PRAKTIKUM BRAND ACTIVATION MELALUI EVENT TRAX 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:30 WIB

Bupati Malang Hadiri 1 Dekade Komunitas Truk Malang, Apresiasi Driver sebagai Pahlawan Transportasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:37 WIB

Tren NEV Semakin Meningkat, JAECOO Paparkan Perbedaan HEV dan PHEV

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:04 WIB

Hemat Hingga 44%! Tarif Tol JTCC Bekasi Dipangkas Sambut Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 13 Desember 2025 - 22:16 WIB

Lereng Gunung Kawi X TRI Adventure, Bupati Malang Dorong Sport Tourism Terpadu dan Pemberdayaan Desa

Berita Terbaru

Breaking News

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:56 WIB