Raden Wijaya Raja Pertama Pendiri Kerajaan Majapatit

- Jurnalis

Minggu, 29 September 2024 - 06:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – TeropongRakyat.co || Raden Wijaya merupakan raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Majapahit . Dalam sejarahnya, Majapahit menjadi salah satu Kerajaan Hindu Budha terbesar yang ada di Nusantara. Sebagai pendiri kerajaan terbesar, Raden Wijaya telah melalui proses yang sangat panjang. Mulai dari tahap pendirian hingga bisa mempertahankan keutuhan kerajaan dari serangan musuh. Berikut sejarah Raden Wijaya. Raden Wijaya adalah pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit yang berkuasa antara 1293-1309 M. Sebelum merintis Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya pernah menjadi panglima perang di Kerajaan Singasari. Wijaya merupakan raja pertama sekaligus pendiri dari Kerajaan Majapahit .

Baca Juga:  PWI Gelar OKK Angkatan ke-19 di Jakarta Utara, Hadirkan Tokoh Penting dan Materi Jurnalistik Bermutu

Dalam sejarahnya, Majapahit menjadi salah satu Kerajaan Hindu Budha terbesar yang ada di Nusantara. Sebagai pendiri kerajaan terbesar, Raden Wijaya telah melalui proses yang sangat panjang. Mulai dari tahap pendirian hingga bisa mempertahankan keutuhan kerajaan dari serangan musuh. Berikut sejarah Raden Wijaya. Sejarah Raden Wijaya Raja Pertama Kerajaan Majapahit Raden Wijaya adalah pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit yang berkuasa antara 1293-1309 M.

Sebelum merintis Kerajaan Majapahit, Raden Wijaya pernah menjadi panglima perang di Kerajaan Singasari. Baca Juga Kisah Raden Wijaya yang Nyaris Merebut Istana Singasari dari Jayakatwang Raden Wijaya merupakan keturunan Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari, melalui putranya Mahisa Campaka. Dia juga menikahi empat putri Kertanegara, raja terakhir Singasari, yaitu Tribhuwaneswari, Prajnaparamita, Narendraduhita, dan Gayatri Rajapatni. Pada saat itu, dia membangun benteng pertahanan di daerah Tarik dan Madura untuk melawan Jayakatwang, raja Kediri yang menggulingkan Singasari. Raden Wijaya juga bersekutu dengan pasukan Mongol yang dikirim oleh Kubilai Khan untuk menghukum Kertanegara karena menolak upeti. Raden Wijaya memanfaatkan kekacauan yang terjadi akibat serangan pasukan Mongol untuk mengalahkan Jayakatwang.

Baca Juga:  Misteri "Cobra Lily": Tanaman Karnivora yang Mirip Ular Berbisik  

(Ruhan)

Berita Terkait

AWPI DKI Jakarta Audensi dengan Dinkes siap bersinergi dalam penyampaian informasi serta layanan kesehatan.
S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan
Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman
Guruh Sukarnoputra, Tokoh Budaya dan Putra Tokoh Proklamator Berpulang, PEWARNA Indonesia Sampaikan Duka Mendalam
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Keluarga Mohon Doa dan Maaf
Kelompok Aktivis KAP Serukan Masyarakat Jaga Perdamaian dan Tolak Aksi Anarkis dalam Momentum September Hitam
Rumondang M Sitompul Kehadiran Perempuan Kristen Penting Dalam Politik Indonesia
Owrite Goes to Campus Hadir di UI, Dorong Mahasiswa Berani Suarakan Isu Ekonomi dan Kreativitas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:23 WIB

AWPI DKI Jakarta Audensi dengan Dinkes siap bersinergi dalam penyampaian informasi serta layanan kesehatan.

Sabtu, 26 September 2026 - 17:06 WIB

S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan

Sabtu, 26 September 2026 - 12:50 WIB

Warga Rorotan Kembali Gelar Aksi, Tolak Rencana Depo Kontainer di Kawasan Permukiman

Sabtu, 26 September 2026 - 10:35 WIB

Guruh Sukarnoputra, Tokoh Budaya dan Putra Tokoh Proklamator Berpulang, PEWARNA Indonesia Sampaikan Duka Mendalam

Sabtu, 26 September 2026 - 09:41 WIB

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Keluarga Mohon Doa dan Maaf

Berita Terbaru