Muscab Ceria HIPMI Kota Bekas

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi,Teropong Rakyat.Co, Musyawarah Cabang (Muscab) ke-3 Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Bekasi akan digelar pada 15 Mei 2025, dengan harapan melahirkan sosok pemimpin baru yang siap membawa organisasi ini lebih progresif dan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam rangkaian awal menuju Muscab, digelar konferensi pers pada Senin (21/4/2025) di Griya Wulansari, Nota Bekasi. Ketua BPC HIPMI Kota Bekasi, Wisnu Wijaya, menjelaskan secara terbuka mengenai tahapan pelaksanaan dan biaya pendaftaran bagi calon ketua umum (Caketum).

Biaya pendaftaran untuk calon ketua umum HIPMI Kota Bekasi cukup mencuri perhatian. Pengambilan formulir dikenakan biaya Rp30 juta, sedangkan pengembalian formulir mencapai Rp70 juta. Selain itu, terdapat sumbangan wajib tambahan yang nilainya disesuaikan dengan kebutuhan BPC dan merupakan bagian dari atensi BPD HIPMI Jawa Barat.

Baca Juga:  Satpol PP Kecamatan Cilincing, Penertiban PKL di Marunda Baru Atas Laporan CRM Masyarakat

“Namanya juga organisasi pengusaha. Biaya pendaftaran tentu ada. Kita harus cerita dong,” ujar Wisnu, sambil berseloroh dalam forum.

Menurut Wisnu, HIPMI adalah organisasi para pengusaha muda, sehingga biaya tinggi bukanlah hal yang asing. Justru, hal ini menjadi bagian dari seleksi awal untuk melihat keseriusan dan komitmen para calon pemimpin.

Selain Ketua Umum Wisnu Wijaya, acara ini juga dihadiri oleh Yogi Kurniawan, Dewan Pembina BPC HIPMI Kota Bekasi. Yogi menyatakan rasa bangganya atas persiapan yang matang dan atmosfer positif yang tercipta menjelang Muscab. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas, silaturahmi, dan kondusifitas selama proses berlangsung.

Baca Juga:  Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Pengoplos Gas 3 Kg Subsidi ke Tabung Portable

Muscab akan berlangsung pada 15 Mei 2025 di Kota Bekasi, dengan lokasi detail yang akan diumumkan lebih lanjut. Sementara itu, rangkaian persiapan seperti konferensi pers dan pengambilan formulir sudah dimulai sejak April 2025.

Muscab Ceria HIPMI Kota Bekas - Teropong RakyatWisnu berharap kepengurusan baru nanti bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan menghadirkan sinergi lebih kuat di antara para anggota. Ia juga menegaskan bahwa Muscab ini bukan sekadar formalitas, tetapi ajang seleksi kepemimpinan dengan ide dan gagasan visioner yang dibutuhkan bagi masa depan HIPMI Kota Bekasi.

“Ini hajat kita bersama. Dari HIPMI, untuk Bekasi yang lebih baik,” tutup Wisnu.

Berita Terkait

Bubble Padel Sunter Tuai Sorotan, Pengelola Sebut PBG Masih Diurus, Proyek Tetap Hampir Rampung
Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Praktik Pembuangan Sampah Ilegal di Kampung Dukuh
Diduga Langgar Aturan Gubernur, Proyek Lapangan Padel Tanpa PBG di Papanggo Tetap Berjalan Meski Disegel
Asap Tebal Dekat Kampus Thursina, Kebakaran Lahan 10 Hektare di Dau
Framing Pemberitaan Dinilai Kerap Mendistorsi Citra Pesantren, Saiful Anam: Jangan Vonis Institusi karena Ulah Oknum
Presiden LIRA Andi Syafrani Ngopi Bareng di Malang, Dorong Organisasi Tetap Solid dan Responsif
Kebakaran Hutan di Kawasan Bromo Meluas, BPBD Kabupaten Malang Siaga Antisipasi Perambatan Api
Parkir Liar di Sunter Karya Utara Kembali Beroperasi, Penertiban Dishub Dinilai Hanya Seremonial

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Bubble Padel Sunter Tuai Sorotan, Pengelola Sebut PBG Masih Diurus, Proyek Tetap Hampir Rampung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Praktik Pembuangan Sampah Ilegal di Kampung Dukuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Diduga Langgar Aturan Gubernur, Proyek Lapangan Padel Tanpa PBG di Papanggo Tetap Berjalan Meski Disegel

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Asap Tebal Dekat Kampus Thursina, Kebakaran Lahan 10 Hektare di Dau

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Framing Pemberitaan Dinilai Kerap Mendistorsi Citra Pesantren, Saiful Anam: Jangan Vonis Institusi karena Ulah Oknum

Berita Terbaru