Kebakaran Rongsokan di Kepanjen Dipicu Bakar Sampah, Damkar Kabupaten Malang Berhasil Cegah Api Meluas

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Malang | Teropongrakyat.co – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda tumpukan rongsokan besi tua di Jalan Raya Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (30/7/2026) malam. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke area yang lebih luas.

Komandan Regu (Danru) 1 Damkar Kabupaten Malang, Angga Krisnanto, menjelaskan kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di dekat tumpukan besi tua tanpa pengawasan.

“Diduga api berasal dari pembakaran sampah di samping tumpukan besi tua yang ditinggalkan tanpa diawasi. Api kemudian merembet hingga membakar rongsokan,” ujar Angga Krisnanto.

Baca Juga:  Bapenda Kota Batu Jemput Bola Lakukan Pelayanan Pembayaran PBB ke Desa dan Kelurahan, Kades Torongrejo Apresiasi Ucapkan Terima Kasih

Berdasarkan laporan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Informasi kebakaran diterima petugas pada pukul 22.15 WIB. Hanya berselang dua menit, dua unit mobil pemadam diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 22.25 WIB.

Petugas segera melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dipastikan padam sepenuhnya pada pukul 23.00 WIB.

Objek yang terbakar merupakan tumpukan rongsokan besi tua berukuran sekitar 5 x 5 meter milik Faizal, warga Jalan Raya Curungrejo, Kecamatan Kepanjen.

Baca Juga:  Usulan Pagu Indikatif Kementerian Perhubungan TA 2026 Sebesar Rp24,4 Triliun, Komisi V DPR RI Setuju?

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp1 juta.

Damkar Kabupaten Malang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah di dekat material yang mudah terbakar serta selalu mengawasi api selama proses pembakaran berlangsung. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan maupun menimbulkan kerugian material.

Berita Terkait

1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas
Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan
Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman
GEMARI: Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Cuma Ujung Keris–Tapi Kami Akan Tarik Keris Itu Sampai ke Gagangnya di Jakarta
Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional
Kolaborasi Pusat dan DKI, Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Perlindungan Sosial
Kasi Trantib Acep Pudin Pimpin Pendataan 134 Kios di Lahan Fasos Fasum Kutabaru
Tiga Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Malang, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:37 WIB

1.000 Kacamata Gratis Dibagikan! Aksi Sosial Optik Melawai Bantu Warga Jakarta Utara Melihat Lebih Jelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Warga dan Pemerintah Duduk Bersama! Proyek SUTET 500 kV Jakarta Looping Siap Terangi Masa Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Lahan Bambu di Dau Terbakar, Api Membesar Diterpa Angin dan Nyaris Merembet ke Permukiman

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:19 WIB

GEMARI: Herdianto Kasi Uheksi Kejati Riau Cuma Ujung Keris–Tapi Kami Akan Tarik Keris Itu Sampai ke Gagangnya di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Misbakhun Suntik Rp100 Juta untuk Persekap U-17, Dorong Talenta Muda Pasuruan Tembus Level Profesional

Berita Terbaru