Bocah 6 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kasin, Sempat Terbawa Arus Deras

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG | Teropongrakyat.co – Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjatuh dan terbawa arus deras di Sungai Kasin, wilayah perbatasan Kelurahan Tanjungrejo dan Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di tepi Sungai Kasin. Korban diketahui bernama Muhammad Aditya Rizky Alfaroq (6), warga Jalan Arif Margono VI/1613, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Berdasarkan keterangan saksi, saat itu seorang warga, Hanti Anik (60), melihat korban mengenakan baju biru motif garis sedang bermain di tepi sungai. Saksi sempat mengingatkan korban agar tidak bermain terlalu dekat dengan aliran sungai yang saat itu arusnya cukup deras.

Baca Juga:  BRILIANT NEXT NETWORKING NIGHT FOR TOP GRADUATES BINUS UNIVERSITY

Namun tak lama kemudian, ketika saksi hendak menjemur pakaian, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Saksi pun berteriak meminta pertolongan kepada Tarmuji (57), warga setempat yang kemudian berusaha memberikan bantuan. Sayangnya, korban sudah terlanjur terbawa arus deras ke tengah sungai.

Upaya pencarian dilakukan hingga akhirnya pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB, korban ditemukan dalam kondisi tersangkut di pinggir aliran Sungai Kasin, tidak jauh dari lokasi awal kejadian. Tim dari BPBD segera melakukan proses evakuasi dan membawa jenazah ke rumah duka.

Baca Juga:  Polsek Metro Tamansari Gelar Bantuan Sosial dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-78

Kanit Reskrim Polsek Sukun AKP Wardi Waluyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa korban telah berhasil ditemukan dan dievakuasi oleh tim BPBD. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak berkenan dilakukan autopsi.

“Korban sudah berada di rumah duka, telah dimandikan dan akan segera disemayamkan,” ujar AKP Wardi Waluyo.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terlebih di sekitar aliran sungai yang memiliki arus deras dan berpotensi membahayakan keselamatan.(den)

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru