Bakamla RI: Dua Tahun Terakhir Indeks Keamanan Laut Meningkat

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co – Bakamla RI menggelar Rapat Sosialisasi Pengukuran Indeks Keamanan Laut Nasional (IKLN) Tahun 2024, yang dipimpin oleh Direktur Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Bakamla RI, Laksamana Pertama Bakamla Budi Santosa, S.E., M.M., CRMP., CHRMP. Di kantor Bakamla RI Rawamangun, Selasa (5/11/2024).

Dalam sambutannya, Laksma Bakamla Budi Santosa menyampaikan bahwa hasil dari sosialisasi ini diharapkan menjadi masukan penting bagi Bakamla RI, instansi terkait, dan teknis operasional untuk terus berupaya meningkatkan kualitas keamanan laut. “Diharapkan indeks keamanan tahun depan dapat meraih peringkat yang lebih baik lagi, sehingga kepercayaan publik terhadap sektor maritim semakin meningkat dan mampu menarik investasi nasional di sektor ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Trem Modern Dinilai Jadi Kunci Revolusi Transportasi Kota Bogor

Rakor dimulai dari paparan Kepala Divisi Program Sosial Ekonomi Pesisir & Lautan PKSPL IPB, Dr. Benny Osta Nababan, S.Pi., M.Si., yang mempresentasikan hasil pengukuran IKLN 2024. Selanjutnya, Kepala Divisi Program Pengembangan Masyarakat, Kelembagaan, dan Kebijakan Pengelolaan Pesisir & Lautan PKSPL IPB, Dr. M. Arsyad Al Amin, S.Pi., M.Si., memberikan analisis capaian IKLN 2024.

Pemateri ketiga adalah Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement Universitas Paramadina, Dr. Anton Aliabbas, S.Pi., M.Si., M.T., Ph.D., yang memberikan rekomendasi terkait capaian IKLN 2024 dari sisi teknis, kebijakan, dan investasi. Dari hasil rapat, disimpulkan bahwa capaian IKLN secara keseluruhan mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir (2022-2024). Nilai akan ditetapkan pada akhir tahun 2024.

Baca Juga:  Guru SD Swasta Terluka Parah di SPBU Walang, Biaya Pengobatan Belum Jelas

Rapat ini berlangsung dengan format hybrid. Peserta hadir secara langsung, termasuk pejabat Eselon 3 dan 4 Bakamla RI, serta peserta daring dari berbagai kementerian/lembaga terkait, seperti Basarnas, KNKT, dan PSDKP.

(Humas Bakamla RI)

Jody

Berita Terkait

JANGKAR Kecewa Kinerja PT Pakat Beusaree: Seleksi Habiskan Anggaran, Perseroda Dinilai Belum Produktif
Forum Ormas Bersatu Kota Batu Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Gandeng Elemen Masyarakat, Komunitas Punk dan Jurnalis
AJUM Audiensi dengan Pemprov DKI, Soroti Revitalisasi Islamic Center hingga Kemacetan Jakarta Utara
Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Tanah Ulayat Tak Kunjung Tuntas, Tokoh Adat Minang Desak Pemerintah Beri Kepastian Hukum
Peredaran Obat Keras Terbatas di Tanah Abang Kembali Disorot, Muncul Nama “Nur” dan “Dedy”
Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:04 WIB

JANGKAR Kecewa Kinerja PT Pakat Beusaree: Seleksi Habiskan Anggaran, Perseroda Dinilai Belum Produktif

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Forum Ormas Bersatu Kota Batu Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Gandeng Elemen Masyarakat, Komunitas Punk dan Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:15 WIB

AJUM Audiensi dengan Pemprov DKI, Soroti Revitalisasi Islamic Center hingga Kemacetan Jakarta Utara

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:14 WIB

Dump Truck Disebut untuk Aktivitas Tambang Terbakar di Permukiman Kalibaru, Warga Pertanyakan Rute dan Pengawasan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim

Berita Terbaru