Menembus Tebing Demi Kemanusiaan, Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi jenazah terakhir, tiga Korban Penembakan OPM di Yahukimo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YAHUKIMO,teropongrakyat.co – Personel Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi satu dari tiga jenazah warga sipil korban penembakan yang diduga dilakukan oleh kelompok OPM Kodap XVI/Yahukimo. Korban atas nama Teina Alya, warga Kampung Unaukam, ditemukan di kawasan longsoran Kali Kolof, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (31/7/2026).

Evakuasi dilaksanakan setelah Koops TNI Habema menerima informasi mengenai keberadaan jenazah di lokasi longsoran. Operasi segera direncanakan dengan mempertimbangkan aspek keamanan personel, tingkat kesulitan medan, serta penghormatan terhadap korban dan keluarga yang menunggu proses pemakaman.

Sebelumnya, pada 27 Juli 2026, keluarga almarhumah melalui Bapak Bison Male selaku Kepala Suku Unaukam sekaligus Kepala Distrik Bomale menyampaikan permohonan bantuan kepada TNI melalui Kodim Yahukimo untuk membantu proses pencarian dan evakuasi jenazah agar dapat segera dimakamkan sesuai adat dan keyakinan keluarga.

Hasil pengamatan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) menunjukkan jenazah berada di dasar longsoran Kali Kolof dengan kedalaman sekitar 50 meter dan berjarak kurang lebih 100 meter dari lokasi penembakan. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa jenazah berada jauh dari titik awal kejadian.

Baca Juga:  Polisi Sita 12 Botol Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang

Medan yang dihadapi sangat berat. Lokasi jenazah berada di dasar jurang dengan tebing yang curam sehingga proses evakuasi hanya dapat dilakukan menggunakan teknik vertical rescue (rappelling). Demi menjamin keselamatan seluruh personel, tim terlebih dahulu menguasai titik-titik ketinggian di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat potensi gangguan selama operasi berlangsung.

Setelah situasi dinyatakan aman, tiga personel Koops TNI Habema diturunkan menggunakan tali karmantel menuju dasar jurang. Dengan penuh kehati-hatian dan tetap mengedepankan penghormatan terhadap korban, jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah sebelum diangkat secara bertahap hingga berhasil dievakuasi ke atas tebing.

Selanjutnya, jenazah dibawa menuju RSUD Dekai untuk menjalani penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh gereja, dan kepala suku untuk dimakamkan sesuai adat istiadat serta keyakinan keluarga.

Keberhasilan operasi kemanusiaan ini merupakan hasil sinergi antara Koops TNI Habema, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta berbagai unsur masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan evakuasi di tengah kondisi alam yang sangat menantang.

Baca Juga:  Dandim 0818 Tinjau Lokasi Pembangunan KDKMP di Desa Rejosari, Pastikan Pengerjaan Sesuai Perencanaan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjalankan tugas kemanusiaan di Papua.

“Evakuasi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban dan kepedulian terhadap keluarga yang ingin segera memakamkan almarhumah secara layak. Meski menghadapi medan yang sangat sulit dan berisiko tinggi, seluruh personel tetap mengedepankan profesionalisme, kehati-hatian, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tahapan pelaksanaan tugas,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

Ia menambahkan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah, tetapi juga memberikan perlindungan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengimbau seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan kekerasan yang dapat menimbulkan korban jiwa. Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan melalui cara-cara damai demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua dapat terus berjalan,” tutupnya. (Koops TNI Habema)

Berita Terkait

Penanganan Karhutla di Wilayah Kalbar Terus Membaik, Titik Api Turun
TNI Perkuat Sinergitas Lintas Sektor dalam Pencegahan Karhutla di Sambas
Survei Lahan Rencana Pembangunan Yon TP Dilakukan di Srigonco Bantur
Polda Jambi Tangani Karhutla Seluas 5 Hektare di Areal PT Jebus Maju Merangin
Asrenum Panglima TNI Bersama Wamenhan RI Bahas RUU Reforma Agraria
Satgas Karhutla TNI Kawal Penyaluran Bantuan Korporasi untuk Desa Terdampak di Melawi
Peringati HUT Lantas ke-71, Satlantas Polres Batu Gelar Baksos Bagikan Bingkisan kepada Komunitas Ojol
Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 23:28 WIB

Penanganan Karhutla di Wilayah Kalbar Terus Membaik, Titik Api Turun

Rabu, 16 September 2026 - 23:19 WIB

TNI Perkuat Sinergitas Lintas Sektor dalam Pencegahan Karhutla di Sambas

Rabu, 16 September 2026 - 21:33 WIB

Survei Lahan Rencana Pembangunan Yon TP Dilakukan di Srigonco Bantur

Rabu, 16 September 2026 - 20:01 WIB

Polda Jambi Tangani Karhutla Seluas 5 Hektare di Areal PT Jebus Maju Merangin

Rabu, 16 September 2026 - 17:47 WIB

Satgas Karhutla TNI Kawal Penyaluran Bantuan Korporasi untuk Desa Terdampak di Melawi

Berita Terbaru