Malang | Teropongrakyat co – Kebakaran lahan tebu terjadi di Dusun Blobo RT 3 RW 2, Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 10.50 WIB. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak terkendali akibat embusan angin kencang.
Komandan Regu (Danru) 3 Damkar Kabupaten Malang, Samsul B., menjelaskan, api awalnya muncul saat seorang warga membakar sampah di samping lahan tebu yang lokasinya juga berdekatan dengan kawasan permukiman. Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api cepat merambat ke lahan tebu.
“Ada warga yang membakar sampah di samping lahan tebu dan dekat perumahan. Karena angin yang kencang api tidak terkontrol dan menjalar ke lahan. Warga yang mengetahui langsung memadamkan api dengan alat seadanya dan menghubungi Mako Damkar,” ujar Samsul B.
Respons Cepat Damkar
Laporan kejadian diterima Mako Damkar Kabupaten Malang pada pukul 11.05 WIB. Regu 3 bersama dua unit mobil pemadam segera diberangkatkan lima menit kemudian dan tiba di lokasi pukul 11.20 WIB.
Petugas langsung melakukan pemadaman serta pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Penanganan berhasil diselesaikan pada pukul 11.35 WIB.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kebakaran menghanguskan lahan tebu seluas sekitar 20 meter persegi milik Achmad Chaqiqi, warga Dusun Blobo, Desa Sukoraharjo, Kecamatan Kepanjen.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan. Damkar Kabupaten Malang mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah di area terbuka, terutama saat cuaca berangin, karena berisiko memicu kebakaran yang dapat mengancam lahan pertanian maupun permukiman warga.


























































