Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balikpapan,  Teropongrakyat.co – Bukit Doa Nusantara Balikpapan, 04 Juli 2026 – Acara Konferensi Doa dan Seminar Hari Doa Nasional 2026 berlangsung sukses dan dihadiri ribuan pemimpin serta tokoh Kristen dari seluruh Indonesia bahkan dari berbagai bangsa.

Narasumber yang hadir antara lain Pdt. Dr. Gomar Gultom, Pdt. Dr. Ronny Mandang, Pdt. Tommy Lengkong, Pdt. Dr. Darwin Darmawan, Pdt. Hanok Pailit, serta Dr. dr. Cissie Nugraha, M.Sc, MARS.

Dalam sesi pembahasan bertema “Keesaan Gereja”, hadir pula narasumber dari PGLII, PGI, dan PGPI. Pertemuan ini menumbuhkan kebersamaan gereja dalam perbedaan, saling mengasihi dan menghormati demi terwujudnya keesaan gereja di Nusantara.

Selanjutnya dibahas bidang kesehatan dan keluarga Kristen dengan narasumber Pdt. Dr. Audi Luntungan (Ketua PW PGLII). Sesi yang paling banyak diikuti peserta adalah penyampaian dari Dr. dr. Cissie Nugraha, M.Sc, MARS dengan topik “Kesehatan Mental dalam Ketahanan Keluarga”.

Konferensi Doa - Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara - Teropong Rakyat

Dijelaskan bahwa berdasarkan data global, satu dari delapan orang mengalami gangguan kesehatan mental, sedangkan di Indonesia angkanya adalah satu dari sepuluh orang, bahkan satu dari tiga remaja mengalami gangguan mental. Terkait hal ini ditegaskan:

Baca Juga:  Iran Memanas! Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Usai Ayahnya Tewas dalam Serangan

Keluarga yang sehat secara mental dan kuat secara rohani akan menjadi benteng.

“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.”
– Matius 7:24-25

Adapun solusi yang disampaikan adalah:

1. Asupan yang Baik
Neurosains menunjukkan bahwa kelebihan beban informasi (overload information) menjadi salah satu penyebab. Sebaiknya masukkan hal-hal yang baik dan berguna.
“Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” – Filipi 4:7
“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” – Filipi 4:8
Caranya: Baca firman Tuhan, berdoa, berpikir positif, dan pergaulan yang membangun.
2. Berdiam di Dalam Tuhan
Ilmu pengetahuan menyatakan bahwa otak tidak didesain untuk hidup sendirian. Tuhan Yesus berjanji tidak pernah meninggalkan kita.
“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” – Ibrani 13:5
“Sebab sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggota tubuh itu banyak, tetapi semua anggota itu, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, demikian juga Kristus.” – 1 Korintus 12:12

Baca Juga:  Kasus Pengeroyokan Pedagang Buah di Kembangan: Polisi Amankan 10 Anggota Ormas

Semangat acara ini adalah: “Api doa dan penginjilan terus menyala dari keluarga ke bangsa-bangsa.”

Pada malam harinya dilaksanakan Kebaktian Kebangunan Rohani selama dua hari yang dihadiri ribuan umat Tuhan. Dilayani oleh Ps. Marcel Kanon dari Selandia Baru dan Ps. Choi Tay Hyuep dari Korea Selatan yang mengalami mukjizat kesembuhan dari kanker stadium akhir secara ajaib. Banyak umat Tuhan mengalami kuasa doa sebagaimana tertulis: “Kuasa doa orang benar besar kuasanya” – Yakobus 5:16.

Acara ini juga dimeriahkan oleh pelayanan “Korea Mission Choir” yang luar biasa beranggotakan 25 orang, yang menyanyikan pujian dalam bahasa Korea, Indonesia, dan Inggris, serta pelayanan ibadah BFOG Worship dan Peace Ministry. (Red/JS)

 

Berita Terkait

Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi
Erupsi GUNUNG ANAK KRAKATAU, Warga BOGOR Waspadai Sebaran ABU VULKANIK
Buka “Tournament Mobile Legends”, Kapolres Pasuruan Kota Berpesan Jauhi Narkoba Dan Judi Online
Bukti Dokumen Elektronik: Perjuangan Hukum Prianto Melawan PT NPR Tembus ke Mahkamah Agung RI
Sampah Menutup Kali Rawa Malang, Ancaman Pencemaran Laut di Depan Mata
LPKP Lapor Oknum Kades Muara Pari ke Kejagung, Mabes Polri & KPK: Sengketa Lahan Adat 190 Ha Karendan
Kuasa Hukum Tempuh Praperadilan Polsek Koja, Polisi Bantah Salah Tangkap dan Kekerasan
Teladani Akhlak Rasul, Grand Soll Marina Hotel Tangerang Gelar Maulid Akbar Bersama Habib Hafid Baraqbah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 10:45 WIB

Dugaan Penimbunan Solar di Puloampel Dipertanyakan, Oknum Polisi Disebut Jembatani Komunikasi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:21 WIB

Buka “Tournament Mobile Legends”, Kapolres Pasuruan Kota Berpesan Jauhi Narkoba Dan Judi Online

Sabtu, 5 September 2026 - 13:39 WIB

Bukti Dokumen Elektronik: Perjuangan Hukum Prianto Melawan PT NPR Tembus ke Mahkamah Agung RI

Sabtu, 5 September 2026 - 10:58 WIB

Sampah Menutup Kali Rawa Malang, Ancaman Pencemaran Laut di Depan Mata

Jumat, 4 September 2026 - 17:26 WIB

LPKP Lapor Oknum Kades Muara Pari ke Kejagung, Mabes Polri & KPK: Sengketa Lahan Adat 190 Ha Karendan

Berita Terbaru

TNI – Polri

Polisi Sita 12 Botol Arak Bali dari Toko Sembako di Tajinan Malang

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:55 WIB