Peringatan Hari Paru Sedunia 2025 di Sukapura: Edukasi Kesehatan, Cegah Rokok, dan Wujudkan Langit Biru Jakarta

- Jurnalis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Dalam rangka memperingati Hari Paru Sedunia 2025 dengan tema “Healthy Lung, Healthy Life – Paru Sehat, Bangsa Kuat”, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Sukapura bekerja sama dengan Rumah Sakit Yarsi dan Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi menggelar kegiatan sosial dan edukatif di Kampung Sukapura, RT 007 RW 10, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

Acara yang berlangsung pada Minggu pagi ini dibuka oleh Ketua RW 10, Rohmad, kemudian dilanjutkan sambutan dari dr. Ulfahimayati, Sp.P (Spesialis Paru). Kegiatan ini dihadiri juga oleh dr. Zakiyah, M. Biomed., serta jajaran tenaga medis dari FK Yarsi.

Selain penyuluhan kesehatan paru dan bahaya rokok, kegiatan ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga, seperti pengecekan gula darah, asam urat, tekanan darah, serta berat badan.

Koordinator LMK Sukapura, Fahrul Roji atau yang akrab disapa Haji Alung, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian LMK terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.

“Ini bagian dari bakti kami sebagai LMK untuk menciptakan langit biru di Jakarta. Kami ingin masyarakat sadar pentingnya menjaga paru-paru dan tidak takut untuk memeriksa kesehatan. Lebih baik mencegah sebelum terlambat,” ujar Haji Alung.

Baca Juga:  Warung Berkah BRI BO Rangkasbitung Meriahkan Pawai MTQ ke-41 dan Hari Jadi Lebak ke-197

Ia menambahkan bahwa LMK akan terus berkeliling ke setiap RW untuk menggelar kegiatan serupa.

“Kemarin kami sudah di RW 6 dengan rumah sakit berbeda. Hari ini bersama Yarsi. Insya Allah kegiatan ini terus berlanjut agar warga makin peduli dengan kesehatan,” lanjutnya.

Sementara itu, dr. Ulfahimayati, Sp.P menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan paru, terutama dengan menghentikan kebiasaan merokok.

“Kesehatan paru itu kunci hidup sehat. Penyakit paru, seperti TBC dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), banyak menyerang karena rokok. Makanya tema tahun ini fokus ke stop rokok untuk hidup lebih baik,” jelasnya.

Menurut dr. Ulfa, faktor risiko terbesar penyakit paru di Indonesia adalah asap rokok, disusul polusi udara dan infeksi. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengingatkan anggota rumah untuk berhenti merokok.

Baca Juga:  Pt Akses Pelabuhan Indonesia Tingkatkan Kompetensi Melalui Pelatihan Lean Six Sigma Spsl Group

“Semua dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Kalau suami atau anaknya merokok, ingatkan. Karena dampaknya bukan cuma ke perokok, tapi juga orang di sekitarnya,” tambahnya.

Senada, dr. Zakiyah, M. Biomed menilai kegiatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sejak dini.

“Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga, terutama anak-anak yang bisa terpapar asap rokok walau tidak merokok langsung. Kalau kesadaran ini tumbuh, kita bisa punya generasi yang lebih sehat,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak membakar sampah sembarangan, memperbaiki ventilasi rumah, serta rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi.

“Hal-hal kecil seperti itu sangat berpengaruh untuk menjaga paru-paru tetap sehat,” tutupnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga Sukapura. Mereka berharap acara serupa bisa terus dilaksanakan secara rutin agar kesadaran hidup sehat semakin meningkat di masyarakat.

Berita Terkait

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PENATAAN LINGKUNGAN KAMPUNG PELINDO 2026
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Dari PMII ke Ketua Umum BM PAN, Pengamat Sosial Politik SDI: Slamet Ariyadi Bawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:08 WIB

KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PENATAAN LINGKUNGAN KAMPUNG PELINDO 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Senin, 13 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dari PMII ke Ketua Umum BM PAN, Pengamat Sosial Politik SDI: Slamet Ariyadi Bawa Napas Baru Menuju Pemilu 2029

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Berita Terbaru