Tidak Perlu Menunggu Waktu Yang Tepat Untuk Berbuat Baik, Karena Setiap Detik Adalah Kesempatan Untuk Mencerahkan Dunia Dengan Kebaikan

- Jurnalis

Minggu, 17 November 2024 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – Zahwa Aurel Jewellery, Seorang pelajar dari sekolah menengah MAN 1 BOGOR, Jalan Lingkungan Kayu Manis No. 30, Desa Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Sangat terinspirasi dengan Sosok R.A Kartini.

Bahkan di Sela-Sela Libur Sekolah, Zahwa Menceritakan Sosok R.A Kartini kepada redaksi Teropongrakyat.co, Minggu, 17/11/24.

Sejarah R.A. Kartini perlu diketahui karena ia adalah salah satu pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia serta emansipasi kaum wanita.

“Raden Adjeng Kartini atau lebih dikenal sebagai R.A. Kartini adalah seorang tokoh perempuan Indonesia yang lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah,” Ucap Zahwa

Baca Juga:  IPCC Sabet Penghargaan ICAII 2025 Berkat Inovasi VDC: Bukti Komitmen pada Logistik Kendaraan Berkelanjutan

Dalam perjalanan hidupnya, R.A. Kartini banyak berjasa untuk memajukan kehidupan perempuan Indonesia, khususnya perjuangan untuk membuka akses pendidikan bagi para perempuan agar tidak tertinggal.

Kartini lahir dalam lingkungan keluarga priyayi atau bangsawan, karena itu ia berhak menambahkan gelar Raden Ajeng (R.A.) di depan namanya.

R.M. Sosroningrat merupakan seorang Bupati Jepara pada 1880. Selain menikah dengan Mas Ajeng Ngasirah, beliau juga menikahi gadis bangsawan yaitu Raden Ajeng Woerjan.

Baca Juga:  LUAR BIASA... DALAM SEHARI SAJA BUKA LOWONGAN AGEN SIRUP RAMBUTAN, 40 CALON AGEN TELAH MENDAFTAR

Pernikahan R.M. Sosroningrat dan Mas Ajeng Ngasirah dikaruniai delapan orang anak, sedangkan pernikahan R.M. Sosroningrat dan Raden Ajeng Woerjan dikaruniai tiga orang anak.

“Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kehidupan keluarga mereka berkecukupan sehingga R.A. Kartini dan saudara-saudaranya bisa tumbuh menjadi anak sehat dan cerdas.” kata Zahwa, 17/11.

https://www.instagram.com/p/DCbhwfKTQ6U/?igsh=MTlqZnMzaTNzcmUwdw==

Berita Terkait

Awas, Anggaran Porprov Agam Rawan
Hari Kesaktian Pancasila, Generasi Muda Didorong Menjadikan Pancasila sebagai Nilai Hidup dan Jati Diri Bangsa
Prodi Administrasi Negara Universitas Pamulang Audiensi dengan Gubernur Banten, Dorong Penguatan 8 Program Prioritas dan Ketahanan Keluarga
Kelurahan Utan Panjang Bersama Anggota Komisi A Bagikan 500 Masker Gratis untuk Warga di Tengah Abu Vulkanik
Lewat 8 Lagu, Bona Paputungan Sampaikan Pesan Rakyat: Berantas Korupsi, Hapus Ketimpangan, Sejahterakan Seluruh Bangsa!
Panitia Finalisasi Persiapan Anugerah M.H. Thamrin 2026, Gubernur DKI Siap Hadir
PDKN dan Keraton Surakarta Desak Presiden Prabowo Kembalikan UUD 1945 Naskah Asli
Legal Opinion: Ada Dasar untuk Penyelidikan Dugaan Korupsi & Pemalsuan 84 SKT di Desa Pujud

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 16:10 WIB

Awas, Anggaran Porprov Agam Rawan

Selasa, 8 September 2026 - 15:55 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Generasi Muda Didorong Menjadikan Pancasila sebagai Nilai Hidup dan Jati Diri Bangsa

Senin, 7 September 2026 - 19:18 WIB

Prodi Administrasi Negara Universitas Pamulang Audiensi dengan Gubernur Banten, Dorong Penguatan 8 Program Prioritas dan Ketahanan Keluarga

Senin, 7 September 2026 - 11:28 WIB

Kelurahan Utan Panjang Bersama Anggota Komisi A Bagikan 500 Masker Gratis untuk Warga di Tengah Abu Vulkanik

Senin, 7 September 2026 - 10:04 WIB

Lewat 8 Lagu, Bona Paputungan Sampaikan Pesan Rakyat: Berantas Korupsi, Hapus Ketimpangan, Sejahterakan Seluruh Bangsa!

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ditinggal ke Toko, Rumah Warga Genengan Pakisaji Terbakar

Kamis, 10 Sep 2026 - 11:35 WIB