Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTSungai Pisang Batu Dipenuhi Sampah dan Eceng Gondok, Warga Tarumajaya Khawatir Banjir MengancamKomentar: 0

Sungai Pisang Batu Dipenuhi Sampah dan Eceng Gondok, Warga Tarumajaya Khawatir Banjir Mengancam

Teropong Rakyat, 10 Oktober 2026, 14:30 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

BEKASI, TeropongRakyat.co – Kondisi aliran Sungai Pisang Batu di Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, memprihatinkan. Tumpukan sampah dan hamparan tanaman eceng gondok memenuhi aliran sungai, memicu kekhawatiran warga terhadap potensi banjir saat musim hujan tiba. Sabtu, (10/10/2026).

Kondisi tersebut menjadi persoalan yang perlu segera mendapat perhatian. Ketika musim kemarau berakhir dan curah hujan mulai meningkat, sungai yang dipenuhi sampah serta tumbuhan air berpotensi mengalami hambatan aliran. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan memperburuk risiko genangan hingga banjir di wilayah sekitar.

Warga khawatir aliran air tidak dapat mengalir secara optimal akibat banyaknya eceng gondok yang menutupi permukaan sungai. Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan, mengingat sungai memiliki peran penting dalam menampung dan mengalirkan air, terutama ketika intensitas hujan meningkat.

Pemerintah Kabupaten Bekasi Diminta Segera Bertindak

Baca Juga:  Humas Dpp Lsm Gempita: Sudah Saatnya Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri Ditahan.

Persoalan ini menyoroti pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi sungai dan saluran air di kawasan permukiman. Warga menilai belum terlihat adanya penanganan nyata terhadap aliran Sungai Pisang Batu yang dipenuhi eceng gondok dan sampah.

Jika dibiarkan berlarut-larut, penumpukan sampah dan pertumbuhan eceng gondok dapat semakin menyulitkan pemeliharaan sungai. Karena itu, pembersihan aliran sungai perlu menjadi langkah prioritas sebelum curah hujan meningkat, disertai pemeriksaan terhadap kondisi aliran dan titik-titik yang berpotensi mengalami penyumbatan.

Dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi diharapkan segera turun ke lapangan untuk memeriksa kondisi Sungai Pisang Batu, melakukan pembersihan, serta memastikan aliran air dapat berfungsi dengan baik.

Penanganan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar pembersihan sesaat. Pengawasan terhadap pembuangan sampah ke sungai dan pemeliharaan rutin diperlukan agar persoalan serupa tidak terus berulang.

Baca Juga:  Panglima Kostrad Terima Hibah Sepeda Motor Dari PT. ASTRA INTERNATIONAL

Jangan Tunggu Banjir Baru Bergerak

Kekhawatiran warga Desa Pahlawan Setia seharusnya menjadi peringatan dini bagi pemerintah daerah. Upaya pencegahan jauh lebih penting daripada menunggu banjir terjadi, ketika masyarakat sudah harus menanggung dampaknya.

Publik kini menantikan langkah konkret pemerintah dalam menangani kondisi Sungai Pisang Batu. Respons cepat, pemeriksaan langsung, serta rencana pemeliharaan yang jelas dibutuhkan untuk mengurangi risiko yang dikhawatirkan warga menjelang musim hujan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Bekasi maupun dinas terkait mengenai rencana penanganan kondisi aliran Sungai Pisang Batu.

TeropongRakyat.co akan terus mendorong perhatian terhadap persoalan lingkungan dan infrastruktur yang menyangkut kepentingan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menyampaikan penjelasan serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain