Menghebohkan Publik, Diduga Zulkarnaen Apriliantony Terlibat 1.000 Situs Judi Online

- Jurnalis

Selasa, 5 November 2024 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Nama Zulkarnaen Apriliantony mencuat ke permukaan publik usai Polisi mengamankan 1.000 situs judi online yang melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Zulkarnaen Apriliantony diduga memiliki panggilan lain di antaranya Tony Tomang dan Tony Joely.

Zulkarnaen diduga terlibat dalam kasus tersebut, tuduhan ini menghebohkan publik setelah akun media sosial tiktok mencuit tentang keterlibatan Zulkarnaen.

“Oh pantes KUBU 16% pada Mingkem SOAL JUDOL, anggotanya Beking 1.000 situs Judol,” Bunyi cuitan @PRIDE Podcast Indonesia yang diamati awak media pada Selasa (5/11/2024).

Akun tiktok tersebut juga menyindir kedekatan Rano Karno dengan Zulkarnaen yang belum lama ini terlihat berfoto bersama yang di unggah oleh Rano Karno di media sosial Instagram miliknya.

Baca Juga:  50 Prajurit 330 Sandang Pangkat Baru Periode Oktober 2024

“BANG RANO temenan sama Beking Judol genks, ngeriii,” tulisnya pada caption akun tiktok tersebut.

Zulkarnaen Apriliantony diketahui telah meninggalkan posisinya sebagai Komisaris BUMN sejak Februari 2024. Sebelum terlibat dalam kasus ini, ia memiliki latar belakang beragam, termasuk menjabat sebagai Kepala Bidang Ekonomi Kreatif di Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).

Selain kariernya di BUMN, Zulkarnaen juga dikenal aktif dalam dunia politik. Pada Pilpres 2024, ia ditunjuk sebagai Direktur II Direktorat Narasi Media dan Kreatif dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Paslon 03 Ganjar-Mahfud.

Baca Juga:  LINSEK Sananrejo Padukan Langkah, Kawal Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo

Mengenai kasus ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra membenarkan adanya pengamanan situs judi oleh para pelaku.

“1.000 sisanya dibina, dijagain supaya enggak keblokir. Setiap web itu kurang lebih Rp8,5 juta,” ujar Kombes Wira, dari informasi yang dihimpun.

Total keuntungan yang diperoleh dari pengamanan situs-situs tersebut dilaporkan mencapai Rp8,5 miliar dalam satu bulan.

Berita Terkait

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar
Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman
Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara
Rotasi 400 Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Dievaluasi, Benarkah Salah Strategi?
Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM
HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar

Jumat, 18 September 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman

Jumat, 18 September 2026 - 06:39 WIB

Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat

Kamis, 17 September 2026 - 15:34 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:16 WIB

40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kebakaran Gunung Kawi Meluas, 1.459 Hektare Area Terbakar

Sabtu, 19 Sep 2026 - 10:05 WIB