Menangani Insiden Kebakaran Kontainer Dangerous Goods Di NPCT1

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta  (TeropongRakyat.co), 21 September 2026. NPCT1 mengonfirmasi adanya insiden kebakaran yang melibatkan beberapa unit kontainer Dangerous Goods (DG) di salah satu area terminal.

Segera setelah insiden diketahui, NPCT1 melakukan penanganan sesuai dengan prosedur keselamatan, keamanan, dan tanggap darurat yang berlaku. Sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan dan pengendalian situasi, NPCT1 juga mengerahkan unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk membantu proses pemadaman dan memastikan kondisi di area terdampak dapat dikendalikan dengan aman.

Tim terkait saat ini terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi dengan mengutamakan keselamatan personel, keamanan fasilitas, serta pencegahan terhadap potensi dampak lebih lanjut.

Baca Juga:  PT API Berpartisipasi Aktif dalam Pelindo Forum: Evaluasi dan Proyeksi Strategi Hadapi Tantangan Logistik

NPCT1 juga sedang melakukan investigasi untuk mengetahui kronologi, kondisi, dan penyebab terjadinya insiden. Seluruh informasi dan fakta yang berkaitan dengan kejadian akan diverifikasi terlebih dahulu untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penanganan dan verifikasi fakta selesai dilakukan.

NPCT1 berkomitmen untuk terus mengedepankan aspek Safety, Security, dan Operational Excellence dalam setiap kegiatan operasional terminal.

Baca Juga:  Selaras Dengan Transformasi Identitas Subholding, PT Akses Pelabuhan Indonesia Hadir Dengan Logo Baru

 

Update:

NPCT1 mengonfirmasi bahwa hingga pembaruan saat ini, penanganan insiden kebakaran telah memasuki tahap pendinginan (cooling down) melalui penanganan bersama antara NPCT1 dan para stakeholder terkait di kawasan Tanjung Priok.

Proses pendinginan dilakukan selama kurang lebih satu jam sebagai bagian dari langkah penanganan darurat. NPCT1 terus melakukan pemantauan di area tersebut dan menjalankan prosedur keselamatan yang diperlukan. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Sumber Berita: Christine Margaretha Manasseh Corporate Planning Manager NPCT1

Berita Terkait

IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen
Sukses Integrasikan GRC dan Operasional Pelabuhan, IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Momen Hari Pelanggan Nasional, IPC TPK Perkuat Sinergi
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Operasional Tanjung Priok Tetap Stabil 
PT Narendra Logistik Pertanyakan Transparansi Penanganan PIB Importasi Sunshade di Bea Cukai Tanjung Priok
Hari Pelanggan Nasional 2026: IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa Demi Kelancaran Logistik Daerah
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Lanjutkan Program TJSL Di Desa Srijaya, API Dukung Penataan Lingkungan Berkelanjutan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:07 WIB

Menangani Insiden Kebakaran Kontainer Dangerous Goods Di NPCT1

Senin, 14 September 2026 - 14:59 WIB

IPC TPK Cetak Kinerja Positif Hingga Agustus 2026, Catat Pertumbuhan Volume Petikemas 8,37 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 23:52 WIB

Sukses Integrasikan GRC dan Operasional Pelabuhan, IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Selasa, 8 September 2026 - 17:23 WIB

Momen Hari Pelanggan Nasional, IPC TPK Perkuat Sinergi

Senin, 7 September 2026 - 16:28 WIB

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Operasional Tanjung Priok Tetap Stabil 

Berita Terbaru