MALANG | Teropongrakyat.co – Koramil 0818/12 Bantur turut mendukung pengembangan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang. Dukungan tersebut terlihat dalam Festival Ekonomi Kreatif bertema South Wave Malang Makmur Berdaya Saing yang digelar di Pantai Regent, Kecamatan Bantur, Sabtu (24/10) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si., Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang Drs. Firmando H. Matondang, M.M., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bantur.
Kehadiran Koramil Bantur menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap kegiatan masyarakat yang mendorong kemajuan wilayah, khususnya melalui pengembangan sektor pariwisata, pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelestarian seni dan budaya lokal.

Bati Tuud Koramil 0818/12 Bantur, Peltu Tomy Umbarsono, menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan positif yang berdampak bagi kemajuan wilayah.
Menurutnya, festival ekonomi kreatif bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi daerah, memasarkan produk unggulan, serta mengembangkan kreativitas generasi muda.
“Koramil Bantur mendukung kegiatan positif yang mampu mengangkat potensi wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, kami berharap potensi wisata serta UMKM di wilayah Bantur semakin berkembang,” ujar Peltu Tomy Umbarsono.
Ia juga menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. Selain mempromosikan destinasi, masyarakat diharapkan turut menjaga keamanan, kebersihan, dan kenyamanan lingkungan wisata agar semakin menarik bagi pengunjung.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Malang Budiar mengapresiasi penyelenggaraan festival yang melibatkan komunitas kreatif, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat.
Ia menegaskan, festival tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan sarana membuka peluang usaha dan menggerakkan potensi lokal agar memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat.
“Kita ingin wisatawan datang membawa rasa ingin tahu, pulang membawa pengalaman, dan meninggalkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” ungkap Budiar.
Menurutnya, pengembangan pariwisata harus didukung aksesibilitas yang memadai, pelayanan berkualitas, serta ekosistem ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan daya saing daerah.
Budiar juga mendorong agar kegiatan serupa dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendampingan UMKM, peningkatan kualitas produk, pemasaran digital, dan perluasan jejaring pasar.
Melalui Festival Ekonomi Kreatif di Pantai Regent, diharapkan potensi wisata Pantai Malang Selatan semakin dikenal luas. Dukungan Koramil Bantur bersama pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan turut memperkuat sinergi dalam mengembangkan pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.(den)












