Kabel Laut Jawa-Bali Alami Gangguan, Seluruh Pembangkit di Bali Lepas dari Sistem

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, teropongrakyat.co – Pulau Bali mengalami pemadaman listrik masif pada Kamis (2/5) malam akibat gangguan pada kabel laut yang menghubungkan sistem kelistrikan Jawa-Bali. Gangguan ini menyebabkan seluruh pembangkit listrik di Bali terlepas dari sistem utama.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Saat ini, upaya pemulihan tengah difokuskan pada stabilisasi sistem sebelum beban listrik dapat dinormalkan kembali.

Baca Juga:  Pelindo Solusi Logistik Group Wujudkan Ekonomi Hijau melalui Program TJSL MADANI

“Yth. Bapak/Ibu, kabel laut transfer Jawa-Bali ada gangguan, sehingga seluruh pembangkit lepas. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, kami saat ini fokus pemulihan di sistem dahulu sebelum penormalan beban,” demikian bunyi pengumuman resmi dari PLN.

Dampak dari insiden ini terasa di hampir seluruh wilayah Bali, mengganggu aktivitas masyarakat, layanan publik, hingga sektor industri dan pariwisata. PLN belum memberikan estimasi waktu pasti untuk pemulihan total, namun menyatakan bahwa seluruh tim teknis telah dikerahkan untuk percepatan perbaikan.

Baca Juga:  Dari Pelabuhan ke Kolam: Pelindo Sunda Kelapa Dukung Ketahanan Pangan Jakarta Utara

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menghemat penggunaan listrik, serta mengikuti informasi resmi dari PLN terkait perkembangan proses pemulihan.

Penulis : M. Mahendra

Editor : M. Mahendra

Berita Terkait

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor
Bantuan Pangan Disalurkan, 3.397 Warga Utan Panjang Terima Beras
IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Minta Batas Jelas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Aturan Kuasa Wajib Pajak
“Jangan Ajari Anak Integritas, Kalau LHP Rp631 Juta Masih Tidur di Meja” Arjuna Sitepu Bongkar Dualisme Kepala Inspektorat Rokan Hilir: Di Kelas Bicara Anti-Korupsi, di Kantor Biarkan Kerugian Negara Mengendap Tiga Tahun
Paska Penangkapan Rere, Nama Baru Muncul dalam Dugaan Peredaran Obat Keras di Tanah Abang
Dana Rakyat Rp631 Juta Mengalir ke Kantong Tak Bertanggung Jawab, Inspektorat Pilih Bisu
Farisha & Edwin Resmi Menikah, Akad Nikah Digelar di Citeurup Bogor
Rp75 Juta Sempat Diamankan Paminal, BPI Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:58 WIB

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor

Selasa, 15 September 2026 - 07:35 WIB

Bantuan Pangan Disalurkan, 3.397 Warga Utan Panjang Terima Beras

Senin, 14 September 2026 - 19:02 WIB

IWPI Ajukan Uji Materi UU KUP, Minta Batas Jelas Kewenangan Menteri Keuangan dalam Aturan Kuasa Wajib Pajak

Senin, 14 September 2026 - 13:06 WIB

“Jangan Ajari Anak Integritas, Kalau LHP Rp631 Juta Masih Tidur di Meja” Arjuna Sitepu Bongkar Dualisme Kepala Inspektorat Rokan Hilir: Di Kelas Bicara Anti-Korupsi, di Kantor Biarkan Kerugian Negara Mengendap Tiga Tahun

Senin, 14 September 2026 - 09:57 WIB

Paska Penangkapan Rere, Nama Baru Muncul dalam Dugaan Peredaran Obat Keras di Tanah Abang

Berita Terbaru

TNI – Polri

Kapolda Metro Jaya Terima Audiensi Pimpinan DPRD DKI Jakarta

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:14 WIB

oplus_32

Pendidikan

718 Mahasiswa Baru Universitas Kepanjen Ikuti PKKMB

Selasa, 15 Sep 2026 - 16:27 WIB